Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSDS) dengan Edukasi Interaktif

Mahasiswa S-1 Teknik Industri Universitas Diponegoro Kota Semarang
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Dzaki Abdul Aziz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada Sabtu (27/07/2024), di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Tim II KKN Undip 2023/2024 mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan metode edukasi interaktif. Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menjadi topik yang sangat penting di berbagai tempat, termasuk di lingkungan sekolah. Salah satu aspek K3 yang esensial adalah pencegahan MSDs, yang dapat terjadi akibat postur tubuh yang tidak ergonomis saat belajar.
Mahasiswa Tim II KKN Undip memberikan edukasi kepada siswa-siswi SD mengenai pentingnya menjaga postur tubuh yang benar selama belajar untuk mencegah MSDs. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 01 Wonokerto Kulon, dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Sosialisasi ini melibatkan presentasi yang menarik, serta diskusi interaktif yang dirancang agar mudah dipahami oleh anak-anak.
Sosialisasi dipandu oleh Dzaki Abdul Aziz, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Diponegoro, yang memberikan penjelasan mengenai postur tubuh yang ergonomis. Selain penjelasan, juga dilakukan simulasi cara duduk yang benar di bangku sekolah, serta pentingnya istirahat sejenak setelah duduk terlalu lama.
Dalam pelaksanaannya, edukasi dilakukan dengan menggunakan media presentasi yang menarik, sehingga anak-anak tertarik dan mudah memahami materi yang disampaikan. Beberapa langkah yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi:
1. Duduk dengan punggung tegak, bahu rileks, dan kedua kaki menyentuh lantai.
2. Menyesuaikan tinggi meja dan kursi agar sesuai dengan tinggi badan, sehingga tangan dapat berada pada posisi yang nyaman saat menulis.
3. Menghindari posisi duduk membungkuk yang dapat menimbulkan ketegangan pada punggung dan leher.
4. Melakukan peregangan ringan setiap 30 menit untuk mengurangi ketegangan otot.
5. Mengatur jarak pandang antara mata dan buku atau layar monitor untuk menghindari kelelahan mata.
Agar suasana belajar lebih menarik dan tidak membosankan, Tim KKN juga menyediakan reward berupa jajanan dan snack untuk siswa yang berhasil menjawab pertanyaan saat sesi tanya jawab. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan partisipasi siswa dalam kegiatan sosialisasi ini.
Sebagai luaran dari program ini, poster mengenai postur tubuh yang ergonomis dan cara pencegahan MSDs dipasang di mading sekolah. Poster tersebut berfungsi sebagai panduan visual yang dapat dilihat oleh siswa setiap hari, sehingga siswa dapat terus mengingat dan menerapkan postur yang baik.
Dengan adanya program sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SD dapat lebih aware terhadap pentingnya menjaga postur tubuh yang benar selama belajar, serta mampu mencegah terjadinya MSDs di kemudian hari. Selain itu, dengan penerapan panduan ergonomis yang diberikan, siswa diharapkan dapat lebih nyaman dan sehat dalam menjalani kegiatan belajar sehari-hari.
Penulis : Dzaki Abdul Aziz – 21070121140148 | Teknik Industri – Fakultas Teknik
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Tuswan, S.T
Lokasi : Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan
