Strategi Digitalisasi untuk Bisnis UMKM di Desa Wonokerto Kulon

Mahasiswa S-1 Teknik Industri Universitas Diponegoro Kota Semarang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Dzaki Abdul Aziz tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekalongan, 7 Agustus 2024, perkembangan dunia perdagangan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), telah memasuki babak baru dengan hadirnya era industri 5.0. Ini adalah era digitalisasi yang menuntut pemasaran produk dilakukan secara online melalui berbagai platform digital. Inisiatif untuk mendigitalisasi UMKM semakin mendapat perhatian, terutama melalui marketplace seperti Shopee dan Sosial Media yang memiliki fitur marketplace seperti Facebook, dengan para pelaku usaha kecil.
Di Desa Wonokerto Kulon, terdapat banyak pelaku UMKM dengan kapasitas produksi yang cukup besar. Namun, proses pemasaran produk mereka masih dilakukan secara konvensional melalui penjualan langsung di pasar tradisional. Dengan adanya era digitalisasi ini, muncul peluang besar untuk mengembangkan strategi pemasaran dan branding produk agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui penjualan online. Shopee dan Facebook menjadi salah satu platform yang ideal untuk UMKM, karena memungkinkan penjual menjangkau konsumen secara langsung tanpa memerlukan situs web sendiri. Selain itu, Shopee dan Facebook Marketplace juga memungkinkan UMKM menargetkan konsumen di area lokal, menjadikannya platform yang sesuai untuk bisnis kecil yang melayani pasar lokal.
Sebagai bagian dari program digitalisasi, mahasiswa KKN Undip 2023/2024 mengadakan sosialisasi untuk para pelaku UMKM di Desa Wonokerto Kulon. Sosialisasi ini dimulai dengan penjelasan mengenai Digitalisasi UMKM, manfaat dari Digitalisasi UMKM, diikuti dengan sesi tentang cara memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, dan yang terakhir diberikan penjelasan mengenai pembuatan akun Shopee dan Facebook. Para pelaku UMKM diajarkan bagaimana membuat konten yang menarik dan memanfaatkan fitur komunitas serta marketplace di Facebook untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas. Dengan bantuan analitik yang disediakan oleh platform, diharapkan UMKM dapat meningkatkan penjualan produk mereka secara signifikan.
Inisiatif ini menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi penggerak utama bagi kemajuan UMKM tradisional. Dalam jangka panjang, diharapkan program ini tidak hanya akan meningkatkan penjualan tetapi juga melestarikan produk tradisional yang merupakan bagian penting dari identitas budaya Indonesia.
Dengan adanya program ini, para pelaku UMKM di desa Wonokerto Kulon diharapkan dapat semakin berkembang dan bersaing di era digital. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung ekonomi lokal dan memastikan produk asli Indonesia terus bertahan dan sukses di pasar global.
Penulis : Dzaki Abdul Aziz – 21070121140148 | Teknik Industri – Fakultas Industri
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Tuswan, S.T
Lokasi : Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan
