ITB dorong Literasi Keuangan di Kepulauan Mentawai Daerah 3T

Dzikri Firmansyah Hakam
Assistant Professor di Sekolah Bisnis Manajemen ITB
Konten dari Pengguna
18 Mei 2024 8:59 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Dzikri Firmansyah Hakam tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Pelatihan Literasi Keuangan Komprehensif di SMAN 1 Siberut Selatan
Di tengah pentingnya ekonomi bagi kemajuan sebuah negara, literasi keuangan menjadi fokus utama bagi generasi mendatang. Dalam rangka meningkatkan pemahaman ini, Institut Teknologi Bandung (ITB) telah meluncurkan program pelatihan literasi keuangan komprehensif di SMAN 1 Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Padjadjaran (UNPAD). Pelatihan ini dilaksanakan 16-18 Mei 2024 yang diikuti oleh siswa dan guru SMAN 1 Siberut Selatan.
ADVERTISEMENT
Kondisi ekonomi lokal yang terbatas dan akses ke sumber informasi keuangan yang kurang memadai menjadi alasan utama mengapa program ini sangat penting. Masyarakat di Kepulauan Mentawai menghadapi tantangan khusus, termasuk isolasi geografis yang membatasi akses mereka ke sistem perbankan dan pasar modal. Keterbatasan ini meningkatkan urgensi untuk menyediakan pelatihan literasi keuangan yang dapat membantu mereka mengelola sumber daya dengan lebih efektif dan membuka peluang ekonomi baru.
Ketua program pengabdian, Ir. Dzikri Firmansyah Hakam, S.T., Pg.Dip., M.Sc., Ph.D., dosen Sekolah Bisnis Manajemen ITB, mengungkapkan, "Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai dosen dalam meningkatkan literasi keuangan di sekolah ini. Tujuannya adalah untuk mengajarkan kepada siswa cara memahami dan mengelola investasi serta penyusunan laporan keuangan pribadi, sehingga mereka dapat menggunakan sumber daya finansial mereka secara bijak."
ADVERTISEMENT
Para peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung dari para ahli ekonomi dan keuangan yang terlibat. Mereka dibimbing untuk memahami risiko dan potensi keuntungan dari berbagai jenis investasi, serta pentingnya menyiapkan tujuan keuangan jangka panjang. Salah satu fokus utama adalah investasi di pasar modal, yang diharapkan dapat membekali mereka dengan pengetahuan untuk menghadapi tantangan finansial di masa depan.
Selain itu, pelatihan ini juga menekankan pada pembuatan rencana keuangan pribadi, manajemen pengeluaran, dan identifikasi peluang investasi yang sesuai dengan profil risiko mereka. Sebagai bagian dari kegiatan, diadakan pula penilaian untuk mengukur sejauh mana pemahaman para siswa dan guru tentang materi yang disampaikan.
Kepala sekolah SMAN 1 Siberut Selatan, Ibu Yessi S.Pd., MM, menyatakan optimisme tentang dampak program ini, "Kami percaya bahwa investasi dalam literasi keuangan akan memberdayakan siswa kami untuk mengambil kendali atas masa depan keuangan mereka. Ini adalah fondasi yang mereka butuhkan untuk berkontribusi pada kemajuan negara kita."
ADVERTISEMENT
Program ini diharapkan dapat menciptakan perubahan signifikan dalam cara masyarakat memandang dan mengelola keuangan, memberikan mereka alat yang diperlukan untuk sukses di masa depan. Dengan kegiatan seperti ini, ITB berharap dapat membawa dampak positif yang luas, tidak hanya pada tingkat individu tetapi juga komunitas dan negara secara keseluruhan.