Reguleran Tari BKKT UNS Jadi Wadah Penyeimbang Aktivitas Perkuliahan

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Radin Arundati Rasendriya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surakarta, 25 September 2026 – Badan Koordinasi Kesenian Tradisional Universitas Sebelas Maret (BKKT UNS) kembali menyelenggarakan kegiatan reguleran tari mingguan pada Jumat (25/09/2026) sore pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Latihan rutin ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian seni tradisi, melainkan juga tempat melepas penat bagi para mahasiswa di tengah kesibukan perkuliahan.
Pada sesi reguleran kali ini materi dibagi menjadi 2, untuk para peserta putra berfokus mempelajari materi Tari Glipang khas kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur dan para peserta putri fokus mempelajari tari Mangastuti yang berasal dari Yogyakarta. Metode pelatihan disampaikan secara bertahap (step by step), memungkinkan para anggota dapat menyerap ragam gerak tarian dengan lebih mudah dan rileks.
Ananta (20), mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UNS angkatan 2024, yang menjadi salah satu peserta aktif, membagikan kesannya selama mengikuti latihan. Ia menuturkan bahwa keikutsertaannya dalam reguleran tari didasari oleh keinginan untuk menjaga keseimbangan aktivitas harian.
"Tujuan utamanya biar ada kegiatan yang balance, jadi nggak suntuk atau bosan sama rutinitas kuliah saja. Selain itu, reguleran ini jadi sarana buat nambah pengalaman tari, olahraga, sekaligus tempat stress relief. Pas latihan, setidaknya bisa refreshing dan sejenak melupakan tugas kuliah," ungkap Ananta.
Ia juga menambahkan bahwa materi tarian yang dipelajari semester ini terasa lebih menyenangkan dan komunikatif dalam pengajarannya. Meskipun memiliki jadwal kuliah yang padat, Ananta tetap berkomitmen untuk terus mengikuti latihan reguleran pada minggu-minggu berikutnya.
Melalui kegiatan reguleran ini, BKKT UNS terus berkomitmen memberikan ruang inklusif bagi seluruh mahasiswa UNS dan masyarakat umum untuk terus berkarya, menjaga kebugaran fisik, serta melestarikan warisan budaya seni tari tradisional.
