Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Pajak Profesi Youtuber

Klikpajak

Klikpajak

Temukan artikel pajak terbaik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Klikpajak tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seorang Youtuber
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang Youtuber

Klikpajak.id - Di era ditigal, jadi YouTuber kian digandrungi generasi Z bahkan Gen Alpha. Sama seperti profesi konvensional lainnya, YouTuber juga tak lepas dari kewajiban membayar pajak penghasilannya. Lalu, bagaimana cara menghitung pajak YouTuber?

Setiap generasi punya cerminan profesi idealnya masing-masing. Jika generasi pendahulu mengidamkan sebagai pekerja atau profesional dengan karier berjenjang, tak sedikit kini kalangan Gen Z justru bercita-cita ingin menjadi YouTuber.

Jadi Youtuber, banyak duit dan terkenal ditonton jutaan orang di internet. Tak heran jika anak SD (Sekolah Dasar) yang merupakan Gen Alpha kini saat ditanya, “Apa cita-citanya?” Tanpa ragu menjawab, “Jadi YouTuber!”.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menghitung Pajak Konsultan?

Teori generasi menurut Don Tapscott, dalam bukunya berjudul Grown Up Digital: The Rise of Net Generation (1997), pengelompokan generasi berdasarkan tahun kelahiran di antaranya:

  • Generasi Pre Baby Boom (1945 dan sebelumnya

  • Generasi Baby Boom (1946-1964)

  • Baby Bust atau Generasi X (1965-1976)

  • The Eco of Baby Boom atau Generasi Y/Milenial (1977-1997)

  • Net Generation atau Generasi Z (1998-2010)

  • Generasi Alpha (2011-sekarang)

Untuk lebih jelasnya seperti apa profesi YouTuber ini, dari mana penghasilannya ia peroleh, bagaimana kewajiban perpajakan dan cara menghitung pajak penghasilan YouTuber, berikut ulasan Klikpajak by Mekari.

Apa itu Youtuber?

YouTuber adalah pembuat tayangan/konten video yang diunggah melalui kanal YouTube. Profesi YouTuber ini dibagi menjadi dua kategori, yakni:

  • YouTuber atas nama akun pribadi (Independen)

YouTuber dengan atas nama akun pribadi ini disebut sebagai orang yang bekerja untuk dirinya sendiri. Contoh konten videonya misalnya video tutorial belajar Bahasa, video tutorial mekap (make up), video travelling, video memasak, dan lainnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menghitung Pajak Pengajar?

  • YouTuber atas nama pihak lain (di bawah agensi)

Sedangkan YouTuber untuk pihak lain ini artinya ia membuat konten video yang bukan atas nama dirinya. Ia disebut YouTuber pekerja bebas (freelancer) karena video yang dibuat tidak untuk dirinya sendiri.

Contoh YouTuber freelance ini seperti pembuat animasi YouTube buat channel atau iklan untuk pihak lain. Jadi, YouTuber ini mendapatkan penghasilan dari pengguna jasanya yakni agensi atau pihak ketiga/perantara.

Penghasilan YouTuber Didapat dari Mana?

Langsung saja, jika menjadi YouTuber khususnya YouTuber independen itu sebuah profesi yang menjanjikan, sebenarnya penghasilan YouTuber itu diperoleh dari mana ‘sih? Berapa juga penghasilan para YouTuber itu?

Karena profesi ini sarat akan digital, maka penghasilan YouTuber berasal dari internet yakni iklan AdSense, yang merupakan produk advertising network dari Google. AdSense adalah program kerja sama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh Google.

Baca Juga: Cara Menghitung Pajak Kendaraan, Tarif Progresifnya dan Aturan Lapor SPT Pajaknya

Alur penghasilan yang diperoleh para YouTuber ini melalui sistem pembagian keuntungan yang diberikan Google dari pemasang iklan (advertiser). Perhitungannya ditentukan dari jumlah iklan AdSense yang tampil atau jumlah klik pada video YouTube maupun jumlah subscriber (pelanggan).

Umumnya, pendapatan per 1000 views (tayangan) iklan adalah 1 dolar AS bahkan lebih atau sebaliknya. Perolehan nilai ini masih tergantung dari berapa banyak jumlah iklan yang ada di kanal YouTube tersebut diklik oleh pengguna, hingga soal effective cost per mille dari suatu negara di mana kanal YouTube dibuat.

Seberapa besar penghasilan Youtuber? dan bagaimana cara menghitung pajak penghasilan dari seorang yang berprofesi sebagai Youtuber, baca selengkapnya di sini: Bagaimana Cara Menghitung Pajak Youtuber?