Konten dari Pengguna

Memahami Karakteristik dan Kebutuhan Para Lansia

Eka Titin Oktaviani

Eka Titin Oktaviani

Anggota IBI Trimurjo, Pemerhati Pendidikan, Pemelajar Sepanjang Usia

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Eka Titin Oktaviani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Gambar : Canva
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Gambar : Canva

Di Indonesia yang termasuk lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun atau lebih. WHO menggolongkan lansia menjadi 4:

  • Middle age: 45-59 tahun

  • Lansia: 60-74 tahun

  • Lanjut usia tua: 75-90 tahun

  • Lansia sangat tua: berusia lebih dari 90 tahun.

Siklus hidup berputar, lanjut usia adalah keniscayaan yang pasti akan dijalani. Memahami dengan kesabaran merupakan hal yang harus diperhatikan ketika kita dihadapkan dengan orang-orang terdekat yang mulai menginjak usia ini.

Sebelum itu, terlebih dahulu kita harus mengetahui batasan dan hal-hal yang terjadi pada usia lansia, sehingga lansia akan merasa dipahami, dihargai, berharga, dan tetap berdaya guna baik bagi dirinya, keluarganya atau pun bagi masyarakat.

Perubahan yang Terjadi pada Lansia

Ilustrasi pasangan kakek-nenek Foto: dok.Shutterstock

1. Berkurangnya fungsi dan kekuatan tubuh

Pada usia ini kekuatan tubuh akan mengalami penurunan. Badan akan lebih cepat lelah, Gigi mulai goyang atau tanggal, kulit akan berkeriput, rambut makin banyak beruban, kaki dan tangan tidak akan sekokoh waktu muda.

Sebagian lansia yang masih mempunyai semangat muda terkadang butuh menyadari bahwa mereka sudah tidak kuat seperti dulu lagi, penerimaan diri pada akhirnya akan menumbuhkan ketenangan pada diri lansia.

2. Menurunnya fungsi mengingat

Kemampuan untuk mengingat sesuatu juga mulai berkurang. Penurunan ini erat kaitannya dengan penurunan fungsi otak pada lansia.

3. Fungsi penglihatan dan pendengaran

Fungsi penglihatan mengalami penurunan, miopi, hipermetropi, katarak, atau pun penurunan fungsi penglihatan yang lain.

4. Keseimbangan tubuh

Keseimbangan Tubuh pada lansia akan mengalami penurunan, mudah terjatuh dan seperti sempoyongan saat berjalan.

5. Fungsi pencernaan

Fungsi pencernaan pada lansia akan mengalami penurunan, pergerakan usus yang tidak teratur, Lansia seringkali mengalami diare ataupun sembelit.

6. Kekebalan tubuh

Semakin bertambahnya usia lansia, sistem imunitas pun mengalami penurunan. Lansia lebih mudah lelah dan lebih mudah sakit daripada sebelumnya.

Hal-hal yang Bisa Dilakukan untuk Tetap Menjaga Kebugaran

Mendekatkan diri pada Tuhan

Menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan agamanya masing-masing dan lebih taat beribadah akan menghadirkan ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan di hati.

Pemeriksaan kesehatan secara teratur

Pemeriksaan secara teratur akan meminimalkan risiko yang terjadi pada lansia. Pemeriksaan kesehatan secara teratur meliputi pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, pemeriksaan tekanan darah dan juga pemeriksaan fisik. Pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan pada umumnya.

Pengaturan diet dan makan sehat

Makan-makanan yang bergizi dan seimbang yang sesuai untuk lansia. Mengurangi lemak dan garam, protein yang cukup, Kalsium yang cukup, terutama untuk postmenopouse (Vitamin D dan minum susu teratur), hindari makanan manis, krim coklat.

Membiasakan mengkonsumsi makanan produk susu, puding, salad, telur rebus dan buah yang bertekstur lembut. Menyadari bahwa makan dengan penuh rasa syukur dan tenang, akan membuat kesehatan lansia terjaga.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut

menjaga kebersihan gigi dan mulut dan menyikat gigi teratur.

Menjaga kebersihan tubuh

Memakai baju yang bersih, mandi sehari 2 kali dan menjaga kebersihan area vital.

Lakukan aktivitas fisik

Aktivitas yang lansia lakukan akan membuat badan tetap bugar, lansia merasa berharga dan penerimaan diri yang baik.

Hindari asap rokok

Menghindari merokok ataupun menjadi perokok pasif dari orang-orang di sekitarnya.

Istirahat cukup dan ciptakan ketenangan

Istirahat siang dan malam secukupnya, tidur siang 1-2 jam dan tidur malam 5-6 jam.

Melanjutkan hobi yang menimbulkan perasaan bahagia

Lakukan sesuatu dengan hati, menikmati apa yang dikerjakan dan hindari mengeluh tentang apa pun yang dikerjakan. mengerjakan hobi yang belum sempat dikerjakan ataupun melanjutkan hobi dan mengembangkan hobi.