Menjaga Alam, Menjaga Harapan

Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dengan fokus pada studi hukum tatanegara. Memiliki ketertarikan pada kepenulisan, dan keilmuan.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Eka Faizin Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah rumah bagi keajaiban alam yang luar biasa. Dari hutan tropis Kalimantan hingga kedalaman laut Raja Ampat, keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia menjadi warisan dunia. Negara kita menyimpan hampir 17% spesies flora dan fauna yang ada di dunia, menjadikannya salah satu pusat keanekaragaman hayati global. Namun, kekayaan ini tidak datang tanpa ancaman.
Saat ini, perubahan iklim, deforestasi, dan eksploitasi sumber daya terus menggerogoti keseimbangan ekosistem. Pada 2021- 2022, tingkat deforestasi (netto) mencapai 104 ribu hektar, bahkan menurut data World Resources Institute Global, RI sebagai negara nomor satu tingkat penurunan deforestasinya di dunia sebesar 65%, yang dicapai di era pemerintahan Jokowi kemarin. Namun disamping itu, tekanan terhadap habitat masih tinggi, terutama karena alih fungsi lahan untuk kebutuhan industri dan perkebunan.
Kekayaan yang Harus Dilindungi
Indonesia menjadi rumah bagi lebih dari 300.000 spesies satwa dan tumbuhan, termasuk 10% dari seluruh spesies tumbuhan berbunga, 12% spesies mamalia, dan 16% spesies burung dunia. Lautan Indonesia juga merupakan pusat biodiversitas global, dengan lebih dari 500 spesies terumbu karang, menjadikannya salah satu kawasan laut terkaya di dunia ini.
Sayangnya, di balik kekayaan ini, banyak spesies yang menghadapi ancaman kepunahan. Orangutan Kalimantan, harimau Sumatra, dan badak Jawa adalah beberapa contoh spesies yang kini menghadapi risiko besar. Berbagai upaya pelestarian seperti restorasi hutan, penguatan kawasan konservasi, dan pengelolaan berbasis masyarakat telah dilakukan. Hingga 2023, pemulihan ekosistem kawasan konservasi telah mencapai 196.937 hektar atau 98% dari total target pemerintah​ yang telah ditargetkan.
Mengapa Harapan Ada pada Alam?
Alam bukan sekadar kumpulan pohon, satwa, atau pemandangan indah. Alam adalah inti dari kehidupan manusia, sistem pendukung yang menyediakan udara segar untuk bernapas, air untuk bertahan hidup, pangan untuk dikonsumsi, hingga bahan baku untuk solusi medis. Setiap elemen dalam ekosistem saling terhubung, memberikan manfaat yang tak tergantikan bagi kelangsungan hidup kita.
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, peran alam menjadi semakin penting. Indonesia telah menetapkan langkah besar dengan target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 31,89% pada 2030. Lebih jauh lagi, negara ini berkomitmen mencapai netralitas karbon pada 2060. Upaya ini menunjukkan bahwa alam bukan hanya masa lalu yang perlu dilestarikan, tetapi juga kunci harapan untuk masa depan yang berkelanjutan.
Apa yang Bisa Dilakukan?
Setiap langkah kecil memiliki dampak besar bila dilakukan bersama-sama. Berikut adalah beberapa cara praktis untuk ikut serta menjaga alam:
Kurangi Penggunaan Plastik: Mulailah dari hal sederhana seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum yang dapat digunakan ulang, atau menghindari sedotan plastik. Karena sampah plastik menjadi salah satu ancaman terbesar bagi ekosistem laut.
Tanam Pohon: Pohon bukan hanya membuat lingkungan terlihat lebih indah, tetapi juga berperan besar dalam kehidupan. Mereka menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen yang kita butuhkan untuk bernapas, dan menjadi rumah bagi banyak jenis mahluk hidup. Kita bisa mulai menanam pohon di halaman rumah, di taman kota, atau bergabung dalam kegiatan penghijauan yang diadakan oleh komunitas sekitar.
Pilih Produk Ramah Lingkungan: Ketika berbelanja, coba pilih produk yang ramah lingkungan atau berasal dari sumber yang berkelanjutan. Misalnya, pilihlah produk berbahan organik, kertas daur ulang, atau barang dengan label 'eco-friendly.' Dengan memilih produk seperti ini, secara tidak langsung kita ikut mendukung produsen yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Mendukung Konservasi Lokal: Kita bisa ikut serta dalam program pelestarian lingkungan, seperti kegiatan membersihkan pantai, menanam pohon, atau memberi sumbangan untuk program konservasi lainnya. Selain itu, dukung juga komunitas yang menjaga keanekaragaman hayati lokal, seperti yang melestarikan hutan adat atau lahan basah.
Ajak Orang Lain untuk Peduli: Langkah terakhir dan terpenting adalah berbagi semangat. Mulailah dari orang-orang terdekat di sekitar kita seperti keluarga, teman, dan rekan kerja. Dengan berbagi cerita atau pengalaman, Kita bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut peduli dan bertindak demi lingkungan.
Dan ingat setiap langkah kecil yang kita lakukan akan berkontribusi pada solusi besar di kemudian hari.
Menjaga Harapan Bersama
Ketika kita menjaga alam, kita sebenarnya sedang menjaga masa depan kita. Tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang yang berhak merasakan keindahan dan manfaat yang sama. Indonesia memiliki potensi besar untuk memimpin dunia dalam upaya pelestarian lingkungan, tetapi ini hanya mungkin jika setiap orang mengambil bagian.
Mari kita jaga hutan, laut, dan satwa kita, bukan hanya karena mereka indah, tetapi karena mereka adalah sistem pendukung kehidupan yang tak tergantikan. Menjaga alam berarti menjaga harapan bagi semua makhluk hidup di Bumi.
#JagaAlamJagaHarapan #KeanekaragamanHayati
