Konten dari Pengguna

Tren Nutrisi Tambahan Dalam Industri Susu

Eko Aprianto

Eko Aprianto

seorang apoteker yang aktif berbagi edukasi kesehatan dan isu farmasi. Berkomitmen mendukung literasi obat dan gaya hidup sehat melalui tulisan yang informatif dan mudah dipahami.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Eko Aprianto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi industri susu fortifikasi. Sumber : AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi industri susu fortifikasi. Sumber : AI

FDA telah menyetujui Surgifort®, suplemen berbasis susu manusia pertama yang dirancang untuk bayi cukup bulan yang menjalani operasi gastroschisis. Dikembangkan oleh Prolacta Bioscience, produk ini bertujuan untuk memberikan nutrisi optimal bagi bayi dalam masa pemulihan pascaoperasi.

Gastroschisis adalah kondisi bawaan di mana usus bayi keluar melalui dinding perut, sehingga bayi yang telah menjalani operasi ini membutuhkan asupan makronutrien tinggi agar dapat tumbuh dengan baik. Surgifort mengandung kalori, protein, lemak, dan karbohidrat dari susu manusia yang telah dipasteurisasi, serta tambahan mineral untuk mempercepat pemulihan.

Penelitian menunjukkan bahwa ketika digunakan sebagai bagian dari Diet ASI eksklusif, Surgifort membantu bayi mencapai kemampuan makan penuh lebih cepat dan meningkatkan kenaikan berat badan selama masa pemulihan.

ASI merupakan standar biologis untuk nutrisi bayi selama enam bulan pertama kehidupan dan tetap menjadi pilihan utama hingga usia satu tahun. Selain kandungan gizinya, ASI memiliki berbagai efek biologis yang masih belum sepenuhnya dipahami. Memahami komposisi ASI serta dampak individu dan gabungan dari komponen-komponennya sangat penting untuk mendukung kesehatan dan perkembangan bayi secara optimal.

ASI memiliki berbagai fungsi, termasuk mendukung pertumbuhan, melindungi dari infeksi, meningkatkan sistem kekebalan dan kesehatan usus, serta mendukung perkembangan kognitif. Kemajuan dalam teknologi analisis telah memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang keragaman dan keunikan komposisi ASI.

Temuan menunjukkan bahwa kegagalan pertumbuhan setelah lahir bisa berdampak negatif pada perkembangan saraf mereka, sementara peningkatan berat badan yang terlalu cepat dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik di masa depan.

Bayi baru lahir membutuhkan nutrisi yang memadai untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Asupan nutrisi serta kondisi kesehatan pada tahap awal kehidupan memiliki dampak jangka panjang hingga dewasa. ASI merupakan pilihan terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan, tetapi bayi yang dirawat di unit perawatan intensif neonatal sering kali memiliki kebutuhan nutrisi yang lebih tinggi atau berbeda karena kondisi medis yang menyertainya.

Berbagai pendekatan digunakan untuk memenuhi kebutuhan ini, termasuk pemberian nutrisi parenteral, penggunaan nutrisi tambahan (fortifier) berbasis susu manusia, dan formula bayi. Fortifier berbasis susu manusia sering digunakan untuk mendukung kebutuhan nutrisi yang lebih besar pada bayi prematur. Produk ini tersedia dalam berbagai jenis, baik berbasis susu manusia maupun sapi, dalam bentuk cair atau bubuk, serta yang diasamkan atau tidak, masing-masing dengan keunggulan dan risiko tersendiri. Formula bayi juga tersedia sebagai alternatif ketika ASI ibu atau susu donor tidak mencukupi, dengan pilihan khusus bagi bayi dengan kondisi medis tertentu.

Pemberian suplemen ini telah dikaitkan dengan peningkatan berat badan, panjang tubuh, dan lingkar kepala bayi selama masa perawatan di rumah sakit, meskipun bukti mengenai dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan jangka panjang masih terbatas. Dalam beberapa kasus, suplemen nutrisi tunggal seperti polimer glukosa, emulsi lemak, dan fortifier protein dapat digunakan sesuai kebutuhan individu. Namun, penggunaan suplemen ini sebagai satu-satunya tambahan ASI bagi bayi prematur tidak disarankan, karena mereka membutuhkan nutrisi yang lebih kompleks untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.

Tren nutrisi tambahan dalam industri susu terus berkembang, dengan inovasi seperti Surgifort® yang mendukung pemulihan bayi melalui fortifikasi berbasis susu manusia. Pendekatan berbasis bukti dan pemahaman mendalam tentang komposisi ASI menjadi kunci dalam menciptakan solusi nutrisi yang optimal bagi bayi dengan kebutuhan khusus. Dengan kemajuan teknologi dan penelitian, diharapkan lebih banyak produk inovatif akan tersedia untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi secara lebih efektif

Referensi :

  1. https://www.biospace.com/press-releases/fda-approves-first-human-milk-based-fortifier-for-term-infants-to-support-growth-and-recovery-following-surgery-for-gastroschisis

  2. Human milk fortification and use of infant formulas to support growth in the NICU. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10662944/