Konten dari Pengguna

Libur Sekolah, Hentikan Bermain Handphone Bagi Anak!

Eko Suryo Pranoto

Eko Suryo Pranoto

Guru di Sekolah IAS Al-Jannah

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Eko Suryo Pranoto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Libur sekolah sudah tiba, anak-anak sudah mulai berada di rumah. Apa yang dilakukan oleh anak-anak? Pasti banyak diantara anak-anak yang melakukan kegiatan yang membuat ayah bunda berkerut dahinya. Sebut saja kegiatan bermain Handphone. Kegiatan yang mengasyikkan bagi anak-anak ini memang memberikan solusi untuk para bunda yang memiliki pekerjaan rumah yang sangat padat, dari mulai memasak, mencuci baju, menyetrika baju, bahkan bersih-bersih rumah. Kegiatan bermain Handphone bagi anak saat bunda memiliki pekerjaan rumah yang begitu padat dapat membantu agar anak bisa diam dan tidak mengganggu aktifitas bunda yang sedang bekerja.

Kegiatan bermain Handphone bagi si kecil akan memberikan beberapa dampak negatif bagi anak. Salah satunya adalah kerusakan mata. Mata yang sedianya digunakan untuk melihat alam, digunakan untuk melihat sinar merah pada Handphone, mata anak akan mengalami penurunan penglihatan, sebut saja anak akan mengalami gangguan mata kering karena kurang berkedip, juling. Selain itu, mata anak juga akan menjadi minus.

Dampak negatif bermain Handphone bagi si kecil lainnya adalah, gangguan sosial. Anak akan kesulitan dalam berinteraksi dengan temannya. Anak akan cenderung menyendiri, dan tak mau bermain dengan teman-temannya. Dampak ini akan memberikan beban psikologis anak. Anak tidak memiliki teman, dan juga anak akan dijauhi oleh teman-temannya karena anak tidak bisa bersosialisasi dengan temannya.

Sebagai orang tua yang memiliki buah hati yang masih dalam tahap perkembangan, sebaiknya bunda menghentikan seluruh kegiatan bermain Handphone bagi si kecil. Karena memberikan Handphone ke si kecil akan memberikan dampak negatif. Berikan permainan atau kegiatan yang menyenangkan bagi si kecil. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan oleh ayah/bunda jika si kecil libur sekolah:

1. Berkunjung ke museum atau wisata edukasi

Mengunjungi museum merupakan salah satu cara mengisi liburan anak. Bagi sebagian anak, mengujungi museum merupakan kegiatan yang membosankan. Mereka hanya melihat-lihat koleksi museum, tanpa bisa berinteraksi dengan koleksi museum. Cara ampuh agar anak tertarik dengan museum adalah, dengan cara memberikan tugas berupa catatan yang harus diisi oleh si kecil, boleh berupa gambar atau tulisan, bahkan boleh tanda tangan petugas museum. Berikan penjelasan yang menyenangkan kepada si buah hati, bahwa museum merupakan salah satu cara mempelajari sejarah bangsa. Setiap bangsa memiliki sejarah yang berbeda-beda. Berikan motivasi agar anak mencintai museum.

2. Kegiatan olahraga

Kegiatan berikutnya adalah kegiatan mengasah kreativitas si buah hati. Kegiatan tersebut bisa memberikan pengalaman yang menarik bagi si kecil. Sebut saja kegiatan olahraga badminton, sepak bola, menari, dan yang lainnya. Kegiatan tersebut akan memberikan manfaat bagi si kecil. Selain mendapatkan tubuh yang bugar, anak akan merasakan keunggulan dalam dirinya.

3. Berkebun dan berternak

Kegiatan yang tak kalah menyenangkan berikutnya adalah berkebun atau berternak. Berikan anak kebebasan dalam memilih kegiatan berkebun atau berternak. Ajak anak ke toko pertanian untuk membeli perlengkapan kebun yang akan digunakan, atau ke toko hewan. Sediakan lahan atau tempat agar anak memulai kegiatan berkebun atau berternak. Berikan perlengkapan yang mudah digunakan oleh si buah hati. Jika anak mau menanam sayuran, mulailah dengan menanam sayuran yang mudah dirawat dan cepat tumbuh seperti sayuran kangkung atau bayam. Jika anak menginginkan memelihara hewan seperti ikan atau ayam, gunakan bahan bekas seperti galon air mineral atau peti kayu bekas buah untuk dijadikan kandang ayam. Berikan kebebasan anak dalam berkreasi, dan juga lupa berikan tanggung jawab kepada si buah hati untuk dapat merawat tanamannya atau peliharaannya.

4. Memasak

Kegiatan berikutnya yang tak kalah menantang adalah memasak. Ajak anak berdiskusi tentang masakan apa yang akan dimasak hari itu. Buatkan catatan kecil untuk anak, berikan uang belanja sesuai catatan. Ajak anak pergi ke pasar untuk membeli bahan masakan. Ajarkan anak cara tawar-menawar ketika berbelanja. Setelah itu, ajarkan si kecil untuk membersihkan semua bahan makanan untuk di olah di dapur bersama bunda. Mulailah memberikan tugas kepada si buah hati, seperti mencuci, memotong dan menyalakan kompor. Kenalkan anak tentang bumbu dapur dan alat masak. Berikan penilaian dan komentar positif sehingga anak semangat dalam memasak.

Dengan melakukan kegiatan diatas, diharapkan anak menjadi produktif dalam liburannya, sehingga anak akan tumbuh sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Dan juga akan memberikan pengalaman yang menarik bagi si buah hati.

Mengisi liburan sekolah dengan memberikan kegiatan positif bagi si buah hati merupakan cara agar anak selalu berkembang dan sehat. (foto pribadi)