Kumparan Logo

Jule Baru Pakai Narkoba Sebulan Lalu, Alasannya karena Stres

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tandayu saat mengungkap kasus penangkapan selebgram Julia Prastini alias Jule di kantornya, Sabtu (19/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tandayu saat mengungkap kasus penangkapan selebgram Julia Prastini alias Jule di kantornya, Sabtu (19/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Selebgram Julia Prastini alias Jule ditangkap di aparetemennya di kawasan Jakarta Selatan pada 14 September lalu, atas dugaan kasus narkoba.

Kasatresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta, AKP Michael Tandayu, menuturkan bahwa Jule baru mengonsumsi narkotika golongan II (vape etomidate) dalam kurun waktu kurang dari sebulan terakhir.

"Dari pengakuan dan penelusuran penyelidikan lebih lanjut, JP baru memulai melakukan ini kurang lebih dua sampai tiga minggu yang lalu. Dia baru mencoba," ungkap Michael.

Selebgram Jule saat diperiksa pihak kepolisian, Sabtu (19/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Soal motif, Michael mengungkap tekanan mental menjadi alasan utama Jule mengonsumsi narkoba.

"Alasannya alasan pribadi, mungkin dari rasa stres atau lain sebagainya. Itu alasan yang diutarakan langsung oleh JP saat diinterogasi," jelas Michael.

Polisi Sita Barbuk Vape Etomidate

Saat menangkap Jule, polisi menyita barang bukti berupa zat cairan etomidate yang berada dalam cattridge.

"Di apartemen Jakarta Selatan kami temukan terdapat empat cartridge, di mana tiganya sudah kosong yaitu sisa pakai, habis pakai, atau telah pakai, dan satunya masih full terisi berisikan zat etomidate," papar Michael.

instagram embed

Saat diamankan, Jule bersama dua orang rekannya di dalam unit apartemen. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, kedua saksi tersebut tidak terbukti terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

"JP posisinya pada saat ditangkap sedang di apartemen bersama dua orang temannya. Akan tetapi dua temannya tersebut memang tidak mengetahui JP melakukan kegiatan tersebut, dan dites urine pun keduanya dinyatakan negatif," tutur Michael.

Sebaliknya, polisi memastikan Jule tersebut aktif mengonsumsi cairan berbahaya tersebut.

"Hasil urine-nya (JP) positif etomidate," tegas Michael.

Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba Jule kini berakhir restorative justice dan dia akan direhabilitasi.