Kumparan Logo

Rayakan Ultah ke-39, Bumi Aki Bersiap Buka Restoran di Arab Saudi

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rumah makan Bumi Aki. Foto: Dok. www.bumiaki.com
zoom-in-whitePerbesar
Rumah makan Bumi Aki. Foto: Dok. www.bumiaki.com

Restoran keluarga khas Sunda, Bumi Aki, menandai perjalanan 39 tahunnya dengan langkah besar menuju pasar internasional. Melalui Bumi Aki Group, brand kuliner asal Indonesia ini bersiap memperluas jangkauan bisnisnya ke Arab Saudi.

Langkah ekspansi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bumi Aki dan BPKH Limited pada 20 Oktober 2026.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Bumi Aki Group untuk membawa kuliner lokal Indonesia ke panggung global, sekaligus memperluas pasar di negara yang menjadi tujuan utama perjalanan ibadah umat Muslim tersebut.

Direktur Utama Bumi Aki Group, Anisha Desiliana, mengatakan kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam merealisasikan ekspansi ke luar negeri. Meski demikian, pembukaan restoran di Arab Saudi masih harus melalui sejumlah tahapan, termasuk pemenuhan persyaratan perizinan dan regulasi setempat

Di usia ke-39 tahun, Bumi Aki Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPKH Limited untuk membuka cabang restoran di Arab Saudi. Foto: Dok. Istimewa

"Tenggang waktunya sekitar 1 sampai 2 tahun sampai seluruh persyaratannya dapat terpenuhi, termasuk urusan perpajakan dan perizinan, mengacu pada pengalaman pelaku usaha Indonesia sebelumnya yang telah beroperasi di sana," ujar Anisha di acara konferensi pers perayaan HUT ke-39 Bumi Aki di Bumi Aki Heritage Kemang beberapa hari lalu.

Anisha menjelaskan, melalui kolaborasi dengan BPKH Limited, Bumi Aki menargetkan dapat mulai melayani pelanggan di Tanah Suci pada 2027 secara bertahap. Namun, realisasi operasional restoran tetap bergantung pada kesiapan bisnis serta pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

Dalam proses ekspansi ini, Bumi Aki juga berkomitmen mempertahankan kualitas makanan dan pelayanan yang selama ini menjadi ciri khasnya. Perusahaan turut membuka peluang untuk menyesuaikan menu dengan kebutuhan dan preferensi konsumen di pasar Arab Saudi.

"Hal ini kami lakukan secara bertahap dengan tetap menjaga kualitas produk dan layanan yang selama ini menjadi dasar kepercayaan pelanggan kepada kami,” ujar Anish

Interior restoran Bumi Aki Heritage. Foto: ANTARA/ HO

Ia menambahkan, pasar Arab Saudi memiliki potensi tersendiri bagi Bumi Aki. Menurutnya, sejumlah wisatawan asal Arab Saudi telah menjadi pelanggan restoran tersebut di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis ke negara tersebut.

Dukungan terhadap ekspansi kuliner Indonesia ke Arab Saudi juga disampaikan oleh Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah. Ia menegaskan komitmen BPKH Limited untuk menjadi agregator bagi brand lokal Indonesia yang ingin menjangkau jemaah haji, jemaah umrah, serta mukimin atau warga yang menetap di Tanah Suci.

Dalam kerja sama tersebut, BPKH Limited berperan sebagai perantara dan penyedia dukungan terkait lisensi, sedangkan pengelolaan operasional restoran akan dilakukan sepenuhnya oleh Bumi Aki.

"Kami siap memfasilitasi co-investment, asistensi teknis, hingga penyediaan lisensi perizinan di Arab Saudi," ujar Iman.

Di usia ke-39 tahun, Bumi Aki Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPKH Limited untuk membuka cabang restoran di Arab Saudi. Foto: Dok. Istimewa

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha kuliner Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam memasuki pasar internasional, mulai dari pemenuhan regulasi hingga kesiapan operasional. Bagi Bumi Aki, kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara kepada konsumen di luar negeri.

Di tengah rencana ekspansi internasional, Bumi Aki Group juga terus memperkuat kehadirannya di pasar domestik. Perayaan HUT ke-39 ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Road to Grand Opening Bumi Aki Heritage Kemang, cabang pertama Bumi Aki di Jakarta yang mengusung konsep Sunda modern.

Kehadiran cabang tersebut menandai upaya Bumi Aki untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan tetap mempertahankan identitas kuliner khas Sunda yang telah melekat selama hampir empat dekade.

Konsistensi dalam menjaga mutu makanan dan pelayanan dari generasi ke generasi turut mendapat apresiasi dari publik figur Indonesia, Dewi Gita. Ia menilai keberhasilan mempertahankan kualitas selama puluhan tahun bukanlah hal yang mudah, terutama ketika sebuah bisnis terus berkembang dan menghadapi perubahan selera konsumen.

"Luar biasa legacy-nya dari pendiri ke generasi penerus. Mempertahankan kualitas saat ini tidak mudah, saya yakin Bumi Aki terus berkembang," ujar Dewi Gita.

Saat ini, Bumi Aki Group telah mengelola sembilan cabang dan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Perusahaan juga berencana melanjutkan ekspansi di dalam negeri dengan menyasar sejumlah kota potensial, seperti Semarang, BSD, dan Balikpapan.