Konten dari Pengguna

Eksplorasi Lembaga Sosial melalui Group Investigation di SMP Negeri 7 Yogyakarta

Elisa Prima Sari

Elisa Prima Sari

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Elisa Prima Sari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

YOGYAKARTA — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran IPS di SMP Negeri 7 Yogyakarta pada 18 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan murid kelas VIII dengan materi peran lembaga sosial dalam pemanfaatan sumber daya alam (SDA). Untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada murid, mahasiswa PK menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Kegiatan tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pengalaman belajar yang mengembangkan pengetahuan dan keterampilan murid.

Kegiatan pembelajaran IPS di kelas VIII SMP Negeri 7 Yogyakarta. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan pembelajaran IPS di kelas VIII SMP Negeri 7 Yogyakarta. (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Kegiatan bertujuan memberikan pengalaman kepada murid untuk memahami peran berbagai lembaga sosial dalam pemanfaatan SDA melalui proses investigasi secara berkelompok. Pembelajaran diawali dengan pembentukan kelompok yang terdiri atas 4–5 murid. Setiap kelompok memperoleh satu jenis lembaga sosial dan menggunakan LKPD Peran Lembaga Sosial dalam Pemanfaatan Sumber Daya Alam sebagai panduan. Murid kemudian melakukan penelusuran informasi dari berbagai sumber terpercaya untuk mengidentifikasi jenis lembaga sosial, nama badan atau instansi, fungsi, peran dalam pemanfaatan SDA, serta program atau kegiatan nyata yang dilakukan. Setiap anggota kelompok membagi tugas untuk mencari, mencatat, dan mengolah informasi. Mahasiswa PK mendampingi proses investigasi, memberikan arahan, serta membantu murid ketika mengalami kesulitan dalam mencari dan mengolah informasi. Hasil kegiatan menunjukkan murid terlibat aktif dalam proses investigasi dan diskusi kelompok. Setelah memperoleh informasi, setiap kelompok menyusun hasil temuannya pada LKPD dan mempresentasikannya di depan kelas. Melalui kegiatan tersebut, murid tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai peran lembaga sosial dalam pemanfaatan SDA, tetapi juga mengembangkan kemampuan mencari informasi, bekerja sama, membagi tugas, berpikir kritis, berdiskusi, dan menyampaikan hasil temuan. Pada tahap refleksi, murid diajak memahami pentingnya pemanfaatan SDA secara bijak dan berkelanjutan serta memikirkan tindakan yang dapat dilakukan sebagai pelajar untuk menjaga kelestarian SDA. Hal ini sejalan dengan SDG 4 yang mendorong penyelenggaraan pendidikan berkualitas melalui pengembangan pengetahuan dan keterampilan. Melalui kegiatan ini, penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran IPS yang aktif dan kontekstual. Penggunaan LKPD, kegiatan investigasi, diskusi, dan presentasi memberikan ruang kepada murid untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran serta menghubungkan materi dengan kehidupan nyata. Ke depan, pendekatan serupa dapat dikembangkan pada materi IPS lainnya agar murid semakin terbiasa mencari informasi, bekerja sama, mengolah temuan, dan menyampaikan gagasan. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran tidak hanya mendukung pencapaian tujuan pembelajaran, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan kualitas pendidikan sebagaimana diarahkan dalam SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.