Konten dari Pengguna

Melonjaknya Pasar Obligasi Saat Pandemi Covid-19

Elsa Triwidia

Elsa Triwidia

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Elsa Triwidia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taukah kalian pasar obligasi?

Pasar obligasi yaitu pasar yang diterbitkan oleh perusahaan/pemerintah. Obligasi ini merupakan sebuah pinjaman yang nantinya akan dibayar menggunakan suku bunga. Atau lebih sederhananya jika kita meminjamkan uang ke perusahaan atau pemerintah maka orang yang meminjam uang itu akan mengembalikan uangnya dilebihkan sama suku bunga pinjaman tersebut, dalam pembayaran obligasi ada yang suku bunganya dibayar setiap tahun, setiap bulan, atau bahkan dibayar langsung setelah tahun jatuh tempo. Di mana biasanya para pebisnis ini menggunakan obligasi jika ingin melebarkan skala bisnisnya, ingin memperlebar investasinya yaitu dengan cara meminjam obligasi yang nantinya seseorang ingin membeli obligasi akan diberi keuntungan yang berupa suku bunga. Suku bunga merupakan biaya pinjaman atas harga yang dibayarkan untuk dana pinjaman tersebut.

Ilustrasi Investasi di Pasar Obligasi Foto: Dok.Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Investasi di Pasar Obligasi Foto: Dok.Shutterstock

Pandemi Covid-19 adalah sebuah virus yang hampir dua tahun lebih ini menyerang beberapa negara salah satunya Indonesia. Dengan adanya pandemi ini masuk ke Indonesia menghantam keras kehidupan masyarakat di Indonesia sektor yang terdampak pandemi yaitu kehidupan masyarakat, sosial budaya, ekonomi,Ekspor-Impor, pendidikan, pariwisata, dan sektor. Meskipun begitu, masih ada salah satu alternatif untuk mencari tambahan pendanaan dari pasar modal yaitu melalui Obligasi, Investasi melalui obligasi yang dulunya tak banyak pilihan kini melonjak tajam mencatatkan kenaikan 62% dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Maka tidak heran jika obligasi justru banyak kedatangan para investor.

Pandemi Covid-19 membawa dampak pada bisnis yang sepi, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat membuat para pengusaha tidak banyak melakukan inovasi dan banyak bisnis yang tidak bergerak menjadikan para pengusaha mengalami gulung tikar. Maka dengan begitu kesadaran para pebisnis untuk berinvestasi justru meningkat salah satunya melalui pasar obligasi. Kenapa melalui obligasi? Karena sebuah pilihan investasi yang mempunyai risiko kecil atau rendah, suku bunga rendah dan aman dengan memalui obligasi ini sudah mempunyai kepastian berapa uang yang akan dikembalikan karena sudah melakukan kesepakan maka dari itu sangat menarik di saat kondisi pandemi ini terjadi. Tetapi dalam obligasi juga mempunyai risiko yaitu ketika dari yang peminjam obligasi ini mengalami kebangkrutan dan tidak bisa membayarnya, maka dari itu harus melihat terlebih dahulu terutama dari perusahaan itu bisa membayar atau tidaknya tetapi jika itu pemerintah mungkin lebih aman karena sudah diatur dalam undang-undang.