Konten dari Pengguna

Peran Ekonomi Regional Terhadap Potensi Desa Wisata Dalam Pembangkitan Ekonomi

Elsa Triwidia

Elsa Triwidia

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Elsa Triwidia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pentingnya Ekonomi Regional Terhadap Potensi Desa Wisata Dalam pembangkitan Ekonomi  Foto: Dok.Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pentingnya Ekonomi Regional Terhadap Potensi Desa Wisata Dalam pembangkitan Ekonomi Foto: Dok.Shutterstock

Pemerintah mempunyai tujuan untuk dapat membangkitkan ekonomi guna mengembangkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penanggulangan pengangguran, perlindungan alam, lingkungan dan sumber daya, dan promosi budaya di Indonesia dengan melalui penciptaan pembangunan desa wisata.

Berdasarkan data World Economic Outlook Database IMF yang dirilis pada Oktober 2019, perdagangan dunia dan pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan akan cenderung stagnan yang ditandai dengan tren melambat, dengan proyeksi sebesar 3,5 dan 3,7 persen per tahun sepanjang tahun 2020-2024. Maka dari itu Pengembangan desa wisata di Indonesia merupakan bentuk pembangkitan ekonomi dan percepatan pembangunan desa secara terpadu untuk mendorong transformasi sosial, budaya dan ekonomi desa.

Oleh karena itu, setiap daerah atau desa harus memperhatikan potensinya untuk diangkat dan dikembangkan guna memberikan nilai tambah dan mencapai produktivitas yang tinggi guna membangkitkan ekonomi dan dapat mempromosi budaya di Indonesia selain itu hal ini dapat memotivasi desa dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mengembangkan desa wisata baru sebagai pengungkit ekonomi desa dan lokal yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Keberadaan desa wisata saat ini memiliki daya pikat yang baik, bukan karena Indonesia terdiri dari tradisi dan budaya berbeda, tetapi kekayaan alam menyebar dari desa ke desa memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Karena melalui keunikan dan ciri khas budaya yang dilestarikan, dapat membangkitkan perasaan cinta lingkungan para wisatawan dalam negeri maupun wisatawan asing dan di mana keasliannya dijamin.

Pariwisata berkembang sejalan dengan perubahan sosial, budaya, ekonomi, teknologi dan politik. Pariwisata sebagai aktivitas manusia merupakan fenomena yang sangat kompleks yang melibatkan pergerakan orang, barang dan jasa. Pariwisata memiliki efek positif pada perekonomian artinya, kontribusi langsung dari pajak penghasilan pariwisata sedangkan kontribusi tidak langsung berasal dari pajak dan bea masuk atas barang impor dan pajak yang dikenakan kepada wisatawan. Mengembangkan desa wisata membutuhkan dana dan fasilitas pendukung tetapi untuk permasalahan ini sering muncul pada keterbatasan dana dan fasilitas pendukung memperlambat perkembangan desa wisata. Untuk itu, dukungan berbagai pemangku kepentingan, seperti dinas pariwisata, pemerintah pusat dan pemerintah desa, dapat berkontribusi dalam pengembangan desa wisata.

Strategi dalam memperkuat peran masyarakat dalam pengembangan desa wisata yaitu dengan mendorong inovasi melalui meningkatkan program promosi media sosial yang lebih intensif untuk mempersiapkan persaingan antar desa wisata menggunakan sumber daya yang tersedia untuk memfokuskan kegiatan pariwisata dan menerapkan inovasi baru yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pemberdayaan dan konsultasi untuk memperluas dan memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya desa wisata, pemerintah daerah, desa meningkatkan sinergi antar instansi pemerintah, dan masyarakat desa dalam pengembangan desa wisata ke depan.