Konten dari Pengguna

Telfon Genggam

Endang lestari

Endang lestari

perlu mengalah untuk mengerti seseorang

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Endang lestari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dreet,drett,....dret, dret...

Berbunyi handphone di tengah malam . "hallo ,.....?"

seseorang yang ingin megenal lebih jauh dengan penerima telfonnya.

Dan Si penerima dengan senang hati memperbolehkannya.

Obrolan demi obrolan berlnjut . sampai begitu sering dan akhirnya menjadi lebih dekat. Si penelfon yang terlihat tertarik dengan si penerima selalu menyempatkan menyapa walau si penerima tahu dari nada suaranya terdengar lelah.... dan begitu seterusnya . dan sampai pada akhirnya si penerima menetahui kenyataan kalau hubungan mereka tidak boleh dilanjutkan.

Suatu hari saat si penerima ingin mengetahui asal usul si penelfon , tepat dimana rumahnya yang katanya tak seberapa jauh dari rumah si penerima ,dan okay rumahnya disana ,mempunyai seorang kakak , satu adik dan orang tua masih lengkap . hubungan masih berlanjut.... hari demi hari informasi yang didapat makin bertambah dan tiba saatnya si penerima tahu kalau sipenelfon adalah adik dari mantan kekasih kakak kandung yang amat dicintainya. Ya... kakak kandung yang berpisah dengan kekasihnya saat mereka akan merencanakan pernikahan . memutuskan hubungan dan menikah dengan kakak si penelfon, jelas ini membuat si penerima untuk mengabaikan perasaan hatinya demi kakak kandungnya....

Jam berganti hari hubungan masih berlnjut,tanpa mengatakan apapun.... sipenerima masih mengobrol seperti biasa , lalu sedikit demi sedikit membuat jarak, menolak beberapa pendapatnya, tidak ingin mendengarkan hobinya bermain musik .... walau sedikit kejam untuk sipenelfon dan hatinya sendiri,,,, tapi ini harus tetap dilakukan. Jarang semakin jarang dan tak seperti dulu lagi.....

Saat tak terdengar lagi sapaan itu ...... tahun berganti , dan si penerima telfon mendengar kabar sipenelfon menikah dengan seseorang. Alkhadulillah wasyukurillah , ucapan selamat semoga samawa, mengalir dari lisan dan dari hati.....