Konten dari Pengguna

Sejarah Taman Wonderia Semarang

Elvin Marelino

Elvin Marelino

Pelajar di SMA Negeri 1 Semarang

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Elvin Marelino tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Taman Wonderia Semarang

Jawa Tengah, Kota Semarang, 27 November 2024, Foto menggunakan HP pribadi pada pukul 13.09 WIB
zoom-in-whitePerbesar
Jawa Tengah, Kota Semarang, 27 November 2024, Foto menggunakan HP pribadi pada pukul 13.09 WIB

Sebelum menjadi Taman Wonderia dulunya adalah THR ( Taman Hiburan Rakyat ) Tegalwareng pada tahun 1955 hingga 1969, selain taman hiburan dulunya juga ada kebun binatang yang memiliki kolam besar dan digunakan anak anak warga sekitar untuk bermain. Seiring berjalannya waktu THR Tegalwareng tutup dan diganti menjadi Pekan Raya Promosi ( PRPP ) Jawa Tengah.

 

Wonderia mempunyai 16 wahana dan diresmikan oleh Presiden SBY

Ditahun 2004 berdiri taman bermain diatas tanah milik PEMKOT ( Pemerintah Kota Semarang ) dan dikelola oleh PT Semarang Arsana Rekreasi Trusta ( SMART ). Taman wonderia dikunjungi dan diresmikan oleh Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono ( SBY ) pada juni 2004.

 

Kecelakaan pada permainan Plane Tower

Pada tahun 2007 terjadi insiden kecelakaan pada permainan Plane Tower jatuh pada ketinggian 15 Meter, ada sebanyak 16 mahasiswa luka luka untungnya tidak ada korban jiwa. Sebelum kejadian itu juga ada peristiwa kecelakan pada wahana Balon Udara dengan korban anak-anak. Sejak kejadian peristiwa tersebut Wonderia ditutup sementara tanpa batas.

 

Ditutup Permanen Pada Tahun 2017

PEMKOT ( Pemerintah Kota Semarang ) menutup permanen wahan tersebut pada tahun 2017 dikarenakan tunggakan pajak yang mencapai Rp3,1 miliar

 

Kondisi Wonderia yang Terbengkalai

Setelah resmi tutup, Wonderia mengalami perubahan drastis. Wahana yang dulunya ramai dengan pengunjung kini dibiarkan terbengkalai, tergerus waktu dan cuaca. Tempat yang dahulu penuh keceriaan kini berubah menjadi kawasan yang sepi dan menyimpan nuansa horor. Beberapa pengunjung bahkan datang untuk mencari pengalaman "wisata horor" atau menguji nyali di taman yang kini ditumbuhi semak belukar dan bangunan yang rusak. Banyak cerita mistis berkembang di sekitar tempat ini, menambah kesan angker pada Wonderia yang dulunya ramai.

 

Meskipun dalam kondisi terbengkalai, Wonderia tetap memiliki daya tarik bagi sebagian masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa taman tersebut masih menyimpan kenangan dan daya tarik tersendiri, baik dari segi sejarah maupun dari cerita-cerita mistis yang beredar di kalangan masyarakat Semarang.

 

Potensi Revetalisasi Wonderia

Kini, muncul wacana dari pemerintah kota Semarang untuk merevitalisasi Wonderia agar kembali menjadi tempat wisata yang dapat dinikmati masyarakat. Konsep revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi Wonderia sebagai tempat hiburan, tetapi juga menjadikannya destinasi wisata yang berbasis sejarah dan budaya. Dengan pendekatan ini, Wonderia dapat menyajikan atraksi yang berbeda, menonjolkan sisi historis taman tersebut serta kisah-kisah yang menyertainya.

 

Revitalisasi Wonderia bukan hanya akan menghidupkan kembali kenangan masa lalu, tetapi juga diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Dengan menonjolkan sisi sejarah dan mungkin mengemasnya dengan tema wisata horor atau wisata edukasi, Wonderia dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang tertarik akan pengalaman unik. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkaya destinasi wisata di Semarang agar lebih variatif dan menarik.

Tantangan dan Harapan di Masa Depan

revitalisacanaan matang untuk menjadikan taman ini kembali sangat diperlukan agar tragedi masa lalu tidak terulang. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan bekerja sama untuk  yang tidak hanya mengutamakan keuntungan, tetapi juga keselamatan dan kenyaman.

Selain itu, keterlibatan masyarakat turut mendukung pengembangan ini dan merawat Wonderia agar menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi wisatawan.