Generasi Z dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

Elvina Muliani
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen di Universitas Catur Insan Cendekia
Konten dari Pengguna
3 April 2024 13:37 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Elvina Muliani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi: Generasi Z (Photo by Polina Tankilevitch, Pexels: https://www.pexels.com/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Generasi Z (Photo by Polina Tankilevitch, Pexels: https://www.pexels.com/)
ADVERTISEMENT

Pertumbuhan Generasi Z di Indonesia

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah populasi generasi Z di Indonesia pada tahun 2020 sejumlah 71,51 juta jiwa. Generasi Z menempati peringkat pertama sebagai generasi dengan jumah populasi terbanyak di Indonesia per tahun 2020 diikuti generasi milenial dan generasi X. Generasi Z adalah kelompok penduduk yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012. Berdasarkan data hasil sensus penduduk tahun 2020 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia berada dalam masa bonus demografi dengan populasi penduduk produktif sebesar 70,72%.
ADVERTISEMENT
Generasi Z lahir bersamaan dengan dimulainya era teknologi digital. Generasi Z dan gadget adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Generasi Z cenderung melek teknologi. Dalam kesehariaanya, generasi Z terbiasa menggunakan teknologi baik gadget dan lainnya sebagai perangkat yang digunakan untuk belajar dan komunikasi. Generasi Z dikenal memiliki pemikiran yang lebih terbuka dan lebih global (Alfaruqy, 2022). Generasi Z mempunyai akses terhadap kemajuan teknologi dan mampu menggunakan teknologi sebagai perangkat untuk memperluas pengetahuan (Kadek Sukeni et al., 2023).
Ilustrasi: Generasi Z dan teknologi (Photo by cottonbro studio, Pexels: https://www.pexels.com/)
Generasi Z dalam era perkembangan teknologi yang pesat adalah sebuah potensi yang dapat menentukan arah masa depan Indonesia. Populasi generasi Z yang besar berpotensi menciptakan perubahan dan kemajuan bagi Indonesia. Salah satunya adalah kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals bagi Indonesia.
ADVERTISEMENT

Sekilas tentang Sustainable Development Goals (SDGs)

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah capaian yang diharapkan mampu dicapai oleh anggota United Nations untuk keadilan dan kemakmuran penduduk dunia. SDGs terdiri dari 17 goals, yaitu:
1. No Poverty
2. Zero Hunger
3. Good Health and Well-being
4. Quality Education
5. Gender Equality
6. Clean Water and Sanitation
7. Affordable and Clean Energy
8. Decent Work and Economic Growth
9. Industry, Innovation, Infrastructure
10. Reduce Inequalities
11. Sustainable Cities and Communites
12. Responsible Consumption and Production
13. Climate Action
14. Life Below Water
15. Life on Land
16. Peace, Justice, and Strong Institutions
17. Partnerships for Goals
Penggunaan stainless steel straw termasuk dalam sustainable lifestyle (Photo by Polina Tankilevitch, Pexels: https://www.pexels.com/)

Peran Generasi Z dalam Mendukung Pencapaian SDGs di Indonesia

Generasi Z memainkan peranan penting dalam pencapaian SDGs di Indonesia. Mulai sekarang dan kelak, generasi Z mempunyai kesempatan dalam berkontribusi terhadap pencapaian SDGs di Indonesia. Berikut kontribusi yang dapat diimplementasikan oleh generasi Z dalam mendukung pencapaian SDGs di tanah air.
ADVERTISEMENT
1. Mencanangkan campaign terkait SDGs
Media sosial dan generasi Z adalah dua hal yang dapat berperan dalam kontribusi ini. Media sosial merupakan salah satu platform yang efektif untuk digunakan sebagai sarana campaign SDGs. Campaign yang dilakukan dapat mengambil salah satu goals yang ada pada SDGs. Campaign ini bertujuan untuk memperkenalkan, mengedukasi, serta mengajak generasi Z lain untuk ikut serta terlibat dalam mencapai SDGs.
2. Berpartisipasi dalam gerakan atau kegiatan terkait SDGs
Isu-isu seputar memperjuangkan hak perempuan dan anak, kesetaraan gender, zero waste, hingga penggunaan kemasan dan peralatan eco-friendly kian gencar digaungkan. Generasi Z dipandang sebagai generasi yang peduli dengan isu-isu sosial dan lingkungan (Alfaruqy, 2022). Kontribusi generasi Z dalam menunjukkan kepedulian serta aksi memperjuangkan isu-isu tersebut dapat menjadi pemacu bagi masyarakat lain untuk berpartisipasi.
ADVERTISEMENT
3. Integrasi SDGs dalam aspek kehidupan sehari-hari
Goals dalam SDGs adalah capaian yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Integrasi SDGs dalam aspek kehidupan sehari-hari seperti konsumsi, bisnis, dan lain sebagainya dapat menjadi salah satu kontribusi pencapaian SDGs. Konsumsi yang bertanggungjawab dan bisnis berkelanjutan dapat menjadi suatu tindakan untuk mewujudkan kehidupan berkelanjutan bagi generasi yang akan datang.
Dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang berpenghasilan menengah ke atas yang memiliki pencapaian SDGs paling progresif. Billy Mambrasar, Duta SDGs Indonesia, menekankan bahwa pemuda/i Indonesia memegang peranan penting dalam mendukung peningkatan capaian SDGs di Indonesia. Bonus demografi di Indonesia harus dimanfaatkan sebagai salah satu peluang meningkatkan capaian SDGs Indonesia dan Indonesia Emas 2045.
ADVERTISEMENT
Generasi Z memegang peranan yang krusial dalam mendukung pencapaian SDGs sebagai salah satu generasi penerus bangsa. SDGs dicapai untuk kehidupan berkelanjutan untuk bumi kita sekarang dan yang akan datang. Masa depan generasi berikutnya berada di tangan generasi sekarang. Untuk itu, partisipasi dan keterlibatan generasi Z sebagai generasi dengan populasi terbanyak di Indonesia saat ini adalah salah satu faktor kunci dalam mendukung pencapaian SDGs di tanah air.