Bijak Pilah Plastik untuk Menjaga Lingkungan

Blogger, Buzzer, Inluencer
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Elya Oktami E tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita sadari sejak dulu "SAMPAH" menjadi permasalahan yang tak kunjung usai. Tentu ini menjadi pembahasan yang menarik untuk dibahas mengingat masih kurangnya kesadaran kita untuk menjaga kebersihan lingkungan ditempat kita tinggal.
Ini adalah masalah kita bersama karena menyangkut kelestarian lingkungan sekitar kita. Kita tak bisa serta merta menyalahkan pemerintah tapi disini murni pentingnya kesadaran untuk bijak mengolah sampah baik organik maupun non organik.
Dihimpun dari data survei KLHK, bahwa negara kita Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah ditahun 2020 dan diperkirakan akan meningkat 5% setiap tahun nya, duh gak kebayang kalau kita gak perduli sama sampah ini akan bagaimana nantinya.
Dengan hal ini Unilever Indonesia bersama Kumparan menggelar webinar beberapa waktu yang lalu secara live di youtube mengangkat tema "Plastik & Evolusi Manusia" dengan narasumber yang berkompeten dibidangnya yakni :
Maya Tamimi, selaku Head of Sustainable Environment Unilever Indonesia Foundation
Dr. Arie Sujito, selaku Sosiolog dan Dosen FISIPOL Universitas Gadjah Mada
Tara de Thouars, BA, M.Psi selaku Psikolog Klinis
Erik Armundito, selaku Perencana Ahli Madya, Direktorat Lingkungan Hidup, Kementerian PPN / Bappenas.
Dr. Yosefina Anggraini, selaku Antropolog & Pengajar LPEM FEB UI
Dan pada kesempatan webinar kali ini, Dr. Yosefina Anggraini menyampaikan bahwa salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seseorang yakni perubahan lingkungan serta faktor lingkungan alam dalam hal ini "SAMPAH" dimana perilaku manusia berubah dan bagaimana manusia itu sendiri menyikapi sampah itu.
Disini dapat disimpulkan bahwa faktor - faktor tersebut sangat mempengaruhi kehidupaan kita maka dari itu mari bergerak dari hal kecil di sekitar tempat kita tinggal agar nantinya membawa perubahan besar untuk orang lain.
