Kumparan Logo

Asing Paling Banyak Borong Saham TINS di Sesi I IHSG, Tembus Rp 19 Miliar

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Investor asing tercatat paling banyak memborong saham PT Timah Tbk (TINS) pada perdagangan saham Selasa (27/10). Hingga sesi I, nilai beli bersih atau net foreign buy saham TINS mencapai Rp 19,02 miliar.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, volume pembelian bersih saham TINS mencapai 4,88 juta saham. Nilai tersebut menempatkan TINS di posisi teratas dalam daftar saham yang paling banyak dibeli bersih oleh investor asing hingga tengah hari.

Di posisi berikutnya, investor asing membukukan beli bersih saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp 14,97 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 12,84 miliar.

Saham PT WiFi Tbk (WIFI) menempati posisi keempat dengan nilai beli bersih asing Rp 10,74 miliar. Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatatkan beli bersih sebesar Rp 7,47 miliar.

Selain kelima saham tersebut, investor asing juga membukukan pembelian bersih pada saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) sebesar Rp 7,30 miliar, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) Rp 7,27 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 7,16 miliar.

Selanjutnya, saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp 5,52 miliar, sedangkan PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) sebesar Rp 5,35 miliar.

Secara keseluruhan, transaksi investor asing di pasar saham Indonesia hingga sesi I mencatatkan nilai pembelian Rp 1,66 triliun dan penjualan Rp 2,24 triliun. Dengan demikian, investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp 578,30 miliar.

instagram embed