Kumparan Logo

Cadangan Emas dan Nikel China Bertambah, Setara Penemuan Puluhan Tambang Besar

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Nikel. Foto: EVGEIIA/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Nikel. Foto: EVGEIIA/Shutterstock

China mencatat peningkatan signifikan pada beberapa cadangan mineral strategis mulai dari renium, emas, nikel, dan zirkon. Peningkatan itu diperoleh dari hasil evaluasi ulang terhadap potensi mineral ikutan sampai mineral yang sulit dimanfaatkan.

Dikutip dari Xinhua, Minggu (1/11), saat ini cadangan renium China telah meningkat dua kali lipat. Di sisi lain, cadangan emas China berdasarkan hasil evaluasi itu meningkat atau bertambah setara dengan penemuan 50 deposit tambang berskala besar. Bergeser ke nikel, cadangannya juga meningkat setara dengan penemuan 30 deposit tambang berskala besar.

Terkait evaluasi yang dilakukan untuk mengukur berapa jumlah cadangan mineral strategis China yang sebenarnya tersebut, Kementerian Sumber Daya Alam China memang telah melakukan evaluasi ulang terhadap 17 jenis mineral strategis di 27 provinsi, daerah otonom, dan kota setingkat provinsi. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 100 lembaga dan hampir 2.000 petugas survei.

Adapun 17 mineral yang dievaluasi mencakup galium, germanium, indium, kromit, nikel, kobalt, zirkon, hafnium, niobium, tantalum, vanadium, logam tanah jarang, renium, garam kalium, emas, mangan, dan helium.

Berdasarkan evaluasi itu, Wakil Direktur Departemen Pengawasan dan Perlindungan Sumber Daya Mineral Kementerian Sumber Daya Alam China, Qiao Chunlei mengatakan cadangan 13 jenis mineral, termasuk galium, germanium, dan indium mengalami peningkatan signifikan.

Selain renium, emas, dan nikel, cadangan galium, indium, tantalum, serta vanadium masing-masing mengalami peningkatan yang setara dengan penemuan lebih dari 10 deposit tambang berskala besar.

Menurutnya pencapaian tersebut juga sejalan dengan target strategi terobosan eksplorasi mineral baru China dalam periode dalam rencana lima tahunan ke-14 mereka.

Bendera nasional China berkibar di depan gedung-gedung pencakar langit di Distrik Pusat Bisnis (CBD) saat para pemimpin Partai Komunis China membuka sesi pleno kelima Komite Sentral ke-20 secara tertutup, di Beijing, China, Senin (26/10/2026). Foto: Maxim Shemetov/REUTERS

Dalam evaluasi selama setahun tersebut, tim melakukan penilaian ulang sumber daya di lebih dari 1.800 tambang yang beroperasi serta kawasan pertambangan menengah dan besar.

Hasilnya, mereka berhasil memetakan kondisi aktual pengembangan dan pemanfaatan mineral ikutan serta sumber daya berkadar rendah termasuk jumlah mineral yang secara teknis dan ekonomis dapat dimanfaatkan dengan teknologi saat ini.

Sementara itu, Wakil Direktur Departemen Manajemen Eksplorasi Geologi Kementerian Sumber Daya Alam China, Ma Xiaojie mengatakan program eksplorasi mineral China tersebut juga menunjukkan awal yang positif dalam periode rencana lima tahunan mereka yang ke-15.

instagram embed