Danantara Minta Maaf Listrik di Batam Mati, Janji Segera Benahi Manajemen PLN

Danantara menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di Batam pada Senin (12/10). Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan akan meningkatkan keandalan pasokan listrik dan kualitas pelayanan PT PLN (Persero), termasuk PLN Batam.
“Atas nama Danantara Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN Batam atas ketidaknyamanan akibat gangguan pasokan listrik pada 12 Oktober 2026," Dony dalam keterangan resmi, Rabu (14/10).
Dony juga memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat dan dunia usaha. "Kebutuhan pelanggan menjadi perhatian utama kami, dan kami berkomitmen untuk mendukung PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang semakin baik,” lanjutnya.
Danantara, katanya, akan segera mengambil langkah penguatan perusahaan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, kualitas pelayanan, serta respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Selain itu, Danantara akan melakukan penyegaran manajemen PLN sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kinerja PLN Group.
"Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan. Kami juga ingin PLN semakin siap mendukung kegiatan dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia,” ujar Dony.
Darmawan Prasodjo Dicopot
Di saat yang bersamaan, Darmawan Prasodjo baru saja dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PLN. Pencopotan Darmawan dibenarkan Komisaris Independen PLN, Andi Arief.
Dia menyebut posisi orang nomor satu di BUMN kelistrikan itu kini diisi sementara oleh Suroso Isnandar yang merupakan Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
"Iya, ada pergantian. Pak Darmawan digantikan Pak Suroso," kata Andi kepada kumparan, Rabu (14/10).
Dia mengatakan pergantian dilakukan dalam rapat zoom meeting yang dihadiri oleh seluruh direksi, komisaris, dan BP BUMN.
