Kumparan Logo

Fed Naikkan Suku Bunga, Kemenkeu Buka Opsi Penyesuaian Harga Global Bond

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (keempat kanan)  menyampaikan sambutan usai dilantik menjadi Menteri Keuangan didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/9/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (keempat kanan) menyampaikan sambutan usai dilantik menjadi Menteri Keuangan didampingi Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (14/9/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan strategi untuk menghadapi kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve (The Fed), termasuk melakukan penyesuaian harga atau repricing pada penerbitan surat utang pemerintah di pasar global.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung mengatakan kenaikan suku bunga The Fed bakal berdampak terhadap biaya penerbitan utang pemerintah. Namun, menurutnya, kondisi tersebut masih berada dalam level yang wajar.

Federal Reserve. Foto: Shutterstock

"Ya ini saya kira itu tentu saja ada repricing ya, tapi saya kira kita masih dalam level yang wajar lah,” kata Juda saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Kamis (17/9).

Juda juga memastikan pemerintah tetap akan melakukan diversifikasi sumber pembiayaan, termasuk melalui penerbitan Panda Bond di pasar China.

"Oh iya itu tetap, tetap panda bond tetap,” ujar Juda.

Sebelumnya, The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4 persen dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (16/9) waktu setempat. Kenaikan tersebut menjadi yang pertama sejak Juli 2023.

instagram embed