Kumparan Logo

Harga Minyak Anjlok 4,33% ke USD 73,7/Barel, Terendah Sejak Perang AS-Iran Pecah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kilang minyak Aramco di Arab Saudi. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo
zoom-in-whitePerbesar
Kilang minyak Aramco di Arab Saudi. Foto: Reuters/Ahmed Jadallah/File Photo/File Photo

Harga minyak mentah turun 4 persen pada perdagangan Rabu (24/6), terendah sejak perang AS dan Iran pecah pada akhir Februari, usai keduanya mencatat kemajuan dalam pembicaraan damai dan lebih banyak kapal tanker transit di Selat Hormuz, mengurangi kekhawatiran krisis pasokan.

Dikutip dari Bloomberg, harga Brent untuk penyelesaian Agustus anjlok 4,33 persen menjadi USD 73,74 per barel, sementara WTI untuk pengiriman Agustus juga merosot 3,92 persen menjadi USD 70,34 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara juga menurun pada penutupan perdagangan Rabu. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 berdasarkan situs Barchart ditutup turun 1,94 persen menjadi USD 129,05 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sedikit menurun pada perdagangan Rabu. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,54 persen menjadi MYR 4.633 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel melemah 2,06 persen menjadi USD 16.818 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah anjlok 2,88 persen dan menetap di USD 49.681 per ton.