Kumparan Logo

Indonesia-Mesir Bidik Perdagangan USD 5 Miliar pada 2030

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi saat tiba di Istana Negara, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi mengatakan Indonesia dan Mesir menargetkan peningkatan nilai perdagangan kedua negara hingga USD 5 miliar pada 2030. Kedua negara sepakat memberikan perhatian khusus pada penguatan kerja sama ekonomi dan bisnis untuk mencapai target tersebut.

Ia mengatakan, Indonesia dan Mesir akan melanjutkan upaya untuk mengatasi berbagai hambatan perdagangan agar target tersebut dapat tercapai.

“Untuk mengangkat neraca perdagangan (Indonesia-Mesir) untuk bisa sampai USD 5 miliar dolar pada 2030 dengan melanjutkan semua upaya untuk menghilangkan semua yang menjadi rintangan,” kata El-Sisi, Minggu (11/10).

Selain meningkatkan perdagangan, kedua negara juga membahas peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia dan Mesir. El-Sisi menyebut hubungan kedua negara telah meningkat ke tingkat kemitraan strategis setelah kunjungan Prabowo ke Mesir pada April 2025.

Menurut El-Sisi, peningkatan hubungan tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas untuk memperkuat kerja sama dan memberikan manfaat bagi kedua negara.

Mesir Tawarkan Akses Pasar Arab, Afrika, dan Eropa

El-Sisi mengatakan kedua negara membahas peluang bagi perusahaan Indonesia untuk masuk ke Mesir, begitu pula perusahaan Mesir yang ingin beroperasi di Indonesia. Ia juga menyebut posisi Mesir dapat dimanfaatkan untuk membuka akses ke pasar regional lainnya.

“Dan Mesir bisa menjadi pintu untuk pasar Arab, Afrika dan Eropa,” ujar El-Sisi.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (kedua kiri) melakukan penghormatan pada bendera di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Peluang tersebut menjadi salah satu hal yang dibahas dalam upaya memperluas kerja sama ekonomi dan bisnis Indonesia-Mesir. Namun, dalam pernyataannya, El-Sisi tidak merinci sektor usaha yang akan menjadi prioritas maupun nilai investasi yang direncanakan.

Selain perdagangan, El-Sisi menyebut kedua negara turut membahas peluang proyek-proyek yang menjadi prioritas. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi sesuai dengan kemampuan masing-masing negara.

Kedua negara juga membicarakan peluang kehadiran perusahaan masing-masing di Indonesia dan Mesir. Namun, El-Sisi tidak menyebutkan nama proyek, sektor investasi, ataupun nilai pendanaan yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Di bidang pendidikan, El-Sisi mengatakan Mesir siap terus menerima mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar maupun universitas lainnya di Mesir.

Kerja sama pendidikan tersebut disebut sebagai bagian dari hubungan historis dan persahabatan kedua negara. El-Sisi berharap hubungan Indonesia-Mesir dapat terus berkembang melalui kerja sama yang lebih luas dan memberikan manfaat bagi kedua bangsa.