Kumparan Logo

Kapal Pertamina Bawa 45,9 Ribu Ton LPG dari AS, Setara 15,2 Juta Tabung 3 Kg

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kapal Pertamina Gas 1. Foto: Dok. PPN
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kapal Pertamina Gas 1. Foto: Dok. PPN

PT Pertamina Patra Niaga mendatangkan kapal Pertamina Gas 1 (PG1) yang membawa 45,9 ribu metrik ton liquefied petroleum gas (LPG) dari Freeport, Texas, Amerika Serikat. Muatan tersebut setara sekitar 15,2 juta tabung LPG 3 kilogram dan akan memperkuat stok nasional untuk menjaga keandalan pasokan energi.

Muatan Pertamina Gas 1 terdiri atas sekitar 23 ribu metrik ton propane dan 22,8 ribu metrik ton butane. Pasokan tersebut menjadi bagian dari strategi Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan LPG nasional melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari pengadaan, transportasi, penyimpanan, hingga distribusi.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan ketahanan energi merupakan fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan rantai pasok energi melalui diversifikasi sumber pasokan, optimalisasi infrastruktur logistik, serta distribusi yang tepat waktu dan berkelanjutan.

"Kedatangan Pertamina Gas 1 menjadi wujud nyata komitmen kami dalam memastikan pasokan LPG tetap tersedia secara aman, andal, dan berkelanjutan," ujar Kitty dalam keterangannya, Senin (13/7).

Ilustrasi kapal Pertamina Gas 1. Foto: Dok. PPN

Tiba di Indonesia, sekitar 26 ribu metrik ton dibongkar di Terminal LPG Sekong, Banten dan sekitar 19,9 ribu metrik ton akan dibongkar di Terminal LPG Arun, Aceh. Pasokan tersebut selanjutnya akan memperkuat stok nasional sebelum didistribusikan melalui jaringan infrastruktur Pertamina Patra Niaga sesuai kebutuhan guna menjaga keandalan pasokan LPG bagi masyarakat.

Pertamina Gas 1 bertolak dari Freeport (US FPO), Texas, Amerika Serikat, pada 29 Mei 2026 dan menempuh pelayaran lintas samudra menuju Indonesia dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.

"Pengiriman ini mencerminkan kapabilitas Pertamina Patra Niaga dalam mengelola rantai pasok energi global secara profesional sehingga pasokan LPG dapat tiba sesuai jadwal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional," kata Kitty.

Sebagai Subholding Downstream, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat sistem logistik energi melalui optimalisasi pengadaan, armada pengangkutan, infrastruktur terminal, serta jaringan distribusi yang terintegrasi. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan ketersediaan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

instagram embed