Kumparan Logo

Laba Naik 39,79% per Juli 2026 Jadi Rp 2,51 T, BTN Perluas Program Rumah Layak

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama BTN Nixon L.P Napitupulu dalam konferensi pers Paparan Kinerja BTN 30 Juni 2026 di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama BTN Nixon L.P Napitupulu dalam konferensi pers Paparan Kinerja BTN 30 Juni 2026 di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (16/7/2026). Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melanjutkan pertumbuhan kinerja positif hingga Juli 2026, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi masyarakat. Perseroan bersama entitas anak, Bank Syariah Nasional (BSN), membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 2,51 triliun, meningkat 39,79% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp 1,80 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang penguatan kinerja intermediasi dan perbaikan pendapatan bunga bersih. Berdasarkan laporan keuangan bulanan konsolidasi BTN, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) mencapai Rp9,70 triliun hingga Juli 2026, tumbuh 5,23% yoy dari Rp 9,21 triliun.

Pada saat yang sama, beban bunga turun 12,08% yoy menjadi Rp9,45 triliun dibandingkan Rp 10,75 triliun pada Juli 2025. Perbaikan tersebut turut mendorong laba operasional konsolidasi BTN mencapai Rp 3,24 triliun, tumbuh 43,12% yoy dibandingkan Rp2,26 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif BTN juga ditopang pertumbuhan fungsi intermediasi. Hingga Juli 2026, total kredit dan pembiayaan konsolidasi mencapai Rp 421,66 triliun, meningkat 11,88% yoy dari Rp376,89 triliun pada Juli 2025.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyerahkan kunci ke penerima program “Rumah Bersih, Keuangan Bersih”. Foto: BTN

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) konsolidasi BTN mencapai Rp 455,27 triliun, meningkat sekitar 13,58% yoy dibandingkan Rp 400,83 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. DPK tersebut terdiri atas giro sebesar Rp 167,85 triliun, tabungan Rp 45,95 triliun, dan deposito Rpm241,47 triliun.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan merupakan hasil transformasi yang secara konsisten dibangun perseroan selama lebih dari satu dekade. Transformasi tersebut membawa BTN dari penguatan posisi sebagai housing specialist menuju fase Beyond Mortgage, dengan membangun ekosistem layanan keuangan yang semakin terintegrasi bagi keluarga Indonesia.

Menurut Nixon, penguatan fundamental bisnis tersebut juga memberikan ruang bagi BTN untuk memperbesar manfaat yang dihadirkan kepada masyarakat. Bagi BTN, pertumbuhan bisnis dan kontribusi sosial merupakan bagian yang saling melengkapi dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Bagi BTN, pertumbuhan bukan hanya tentang bagaimana kami memperkuat bisnis, tetapi juga bagaimana kehadiran BTN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan. Semakin kuat BTN bertumbuh, semakin besar pula manfaat yang ingin kami hadirkan bagi masyarakat, terutama dalam ekosistem perumahan yang menjadi DNA BTN,” ujar Nixon.

Salah satu wujud komitmen tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas hunian masyarakat. BTN bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjalankan program “Rumah Bersih, Keuangan Bersih” dengan memperbaiki 20 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga prasejahtera di Lebak, Cianjur, Sukabumi, dan Purworejo pada 2026.

Program tersebut melanjutkan kolaborasi BTN dan PPATK pada 2025 yang telah memperbaiki 15 rumah. Dengan demikian, selama dua tahun terakhir sebanyak 35 rumah telah diperbaiki untuk memberikan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

Kontribusi BTN kepada masyarakat juga terus diperluas melalui berbagai program sosial dan lingkungan yang selaras dengan ekosistem perumahan. Bagi perseroan, keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui pertumbuhan bisnis, tetapi juga melalui peningkatan kualitas kehidupan masyarakat serta lingkungan di sekitar mereka.

“Kami percaya membangun rumah berarti membangun kehidupan. Karena itu, pertumbuhan BTN harus memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat. Kami akan terus mendorong berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sejalan dengan peran BTN dalam membangun ekosistem perumahan nasional,” tutur Nixon.

instagram embed