Kumparan Logo

Mentan Apresiasi Savoria Bangun Peternakan Sapi, Bisa Bantu Swasembada Susu

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah pada Senin (20/7). Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah pada Senin (20/7). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengapresiasi para pengusaha yang membangun peternakan susu. Salah satunya PT Global Dairi Bersama (GDB) yang membangun peternakan sapi perah di Brebes, Jawa Tengah.

Peternakan milik GDB merupakan peternakan sapi perah terpadu yang nantinya akan menjadi peternakan terbesar di Indonesia dengan 30.000 sapi di lahan seluas 710 hektare.

“Kami tertarik lihat tadi paparannya Insya Allah pasti Indonesia bisa swasembada susu,” kata Amran groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah pada Senin (20/7).

Jika para pengusaha dalam negeri sudah memenuhi kebutuhan susu Indonesia, Amran juga berkomitmen untuk tak lagi melakukan impor susu. “Selama peternak mampu produksi susu kami tidak akan impor,” ujarnya.

Suasana groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah pada Senin (20/7). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Untuk itu, ia juga mengajak para pengusaha lain untuk membangun peternakan guna mendukung swasembada susu.

“Oleh karena itu kami meminta pada pengusaha-pengusaha lokal maupun dari luar negeri untuk investasi di Indonesia karena pasarnya jelas. Dan kita butuh perusahaan seperti ini (GDB) besarnya itu 20 kalau mau swasembada,” kata Amran usai acara.

Menurut Amran, usaha peternakan memiliki potensi yang cukup besar untuk para pengusaha. Hal ini karena kebutuhan susu Indonesia saat ini masih disuplai dari impor.

“Tetapi saat ini kita butuh impor masih 80 persen yaitu 3,6 juta sampai 3,8 juta ton per tahun. Ini adalah potensi sangat besar,” ujarnya.

Sebelumnya, CEO Savoria Group, Ihsan Mulia Putri menegaskan peternakan GDB memang akan menjadi yang terbesar di Indonesia.

“Di atas lahan tempat kita berada hari ini. Sebentar lagi kita akan melakukan peletakan batu pertama untuk didirikan peternakan sapi berkelas dunia yang terbesar se-Indonesia,” ujarnya.

Rancangan peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah pada Senin (20/7). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Ia juga menjelaskan jenis peternakan yang dibangun merupakan peternakan terbuka. Hal itu juga didukung dengan pengendalian suhu yang bisa mengatasi permasalahan yang selama ini banyak dialami oleh sapi perah jenis friesian holstein.

Sebagai peternakan terpadu, ia juga menjelaskan nantinya operasional peternakan juga akan ditopang oleh teknologi berbasis digital (IoT). Salah satunya penggunaan kalung ID untuk pemantauan sapi.

“Dan tiap sapi ada ID supaya kita bisa mengukur kualitas dari susunya,” kata Ihsan.

Untuk produksi, peternakan tersebut memiliki target kapasitas produksi hingga 180.000 ton susu segar per tahun. Angka itu setara dengan 18 persen kontribusi total Produksi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) nasional secara keseluruhan.

Dengan kapasitas tersebut, produksi susu dari peternakan milik GDB bisa mendongkrak kapasitas produksi susu Jawa Tengah hingga dua setengah kali lipat.