Kumparan Logo

MSCI Rombak Indeks Saham Indonesia, 9 Emiten Terdepak dan 1 Turun ke Small Cap

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Ken Wolter/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bank investasi asal AS, Morgan Stanley. Foto: Ken Wolter/Shutterstock

Indeks provider global MSCI melakukan perubahan konstituen dalam review MSCI Global Standard Indexes dan Global Small Cap Indexes yang akan mulai berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

Dalam pengumumannya yang terbit pada Kamis (13/8), dua saham Indonesia yang didepak dari MSCI Global Standard Index adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

MSCI mencatat Indonesia mengalami 0 penambahan dan 2 penghapusan saham dalam MSCI Global Standard Indexes pada kajian Agustus 2026.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) yang sebelumnya dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, turun kasta ke Small Cap. CPIN tercatat sebagai satu-satunya emiten Indonesia yang mendapatkan tambahan (addition) dalam perubahan konstituen MSCI kali ini.

9 Saham Indonesia Didepak dari MSCI

Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (3/6/2026). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Di sisi lain, sembilan saham Indonesia harus keluar dari indeks MSCI Global Small Cap. Kesembilan saham tersebut yakni:

  • Bank Jago Tbk (ARTO)

  • Bukalapak.com Tbk (BUKA)

  • Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA)

  • MD Entertainment Tbk (FILM)

  • Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

  • MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG)

  • Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)

  • Semen Indonesia Tbk (SMGR)

  • Transcoal Pacific Tbk (TCPI)