Kumparan Logo

Pemerintah Jadikan KEK Kura-Kura Bali sebagai Pusat AI-Semikonduktor

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon saat sesi panel kumparan Green Initiative Conference 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon saat sesi panel kumparan Green Initiative Conference 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (24/9/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian mengungkap pengembangan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali. Kini, KEK itu akan dijadikan sebagai hub untuk pengembangan AI sampai semikonduktor.

Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian sekaligus Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Ali Murtopo Simbolon menjelaskan menjadi langkah strategis dalam rangka pengembangan kerja sama Indonesia-China di bidang teknologi.

“Dalam situasi persaingan dan ketidakpastian global, Indonesia menawarkan ruang yang aman bagi pengembangan akademik dan kolaborasi industri. Tsinghua Southeast Asia Center (TSEA) dapat menjadi jembatan antara Tiongkok, kawasan Asia Tenggara, dan dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (11/10).

Penari menampilkan tarian Bali dalam acara Balinese Water Purification Ceremony rangkaian World Water Forum ke-10 2024 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Denpasar, Bali, Sabtu (18/5/2024). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Adapun saat ini Indonesia memamg mengarahkan investasi pada kerja sama industri dengan China agar lebih konkret melalui Two Countries Twin Parks (TCTP). Dengan konsep itu, Indoensia dan China terhubung dari sisi kekuatan sumber daya, potensi pasar, dan lokasi strategis Indonesia dengan kapasitas investasi, teknologi, dan industri.

Secara detail, KEK tersebut akan menjadi hub penhembangan AI, riset dan pengembangan digital, semikonduktor, hingga teknologi kuantum, sekaligus mempertemukan dunia akademik dan industri.

Dijadikannya KEK Kura-Kura sebagai hub AI sampai semikondukyot tak terlepas dari terus tumbuhnya investasi di sana. Tercatat hingga Semester I 2026, realisasi investasi kumulatif KEK Kura-Kura telah mencapai Rp 1,8 triliun dengan penyerapan 2.173 tenaga kerja, serta mencatat 131.657 kunjungan.

“Capaian ini mencerminkan perkembangan KEK Kura Kura Bali sebagai salah satu kawasan yang tidak hanya menarik investasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan lapangan kerja di Bali,” kata Ali.

Selain itu KEK tersebut memang dari awal diarahkan untuk menjadi pusat pengembangan pendidikan, riset, dan teknologi.

“TSEA yang berada di kawasan tersebut telah menjalankan berbagai program di bidang fisika dan neurosains serta menginisiasi Semiconductors Forum bersama Tsinghua University. Ke depan, Kura Kura Bali dipersiapkan untuk menindaklanjuti program di bidang AI, riset dan pengembangan digital, serta ekonomi digital,” ujarnya.

instagram embed