Kumparan Logo

Prabowo Minta Harga BBM Subsidi Tak Naik & Nonsubsidi Turun Jika Minyak Melemah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers bersama PM Thailand Anutin Charnvirakul usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Indonesia, Senin (3/8/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers bersama PM Thailand Anutin Charnvirakul usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Indonesia, Senin (3/8/2026). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan harga BBM subsidi agar tak naik di tengah gejolak harga minyak dunia. Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Bahlil mengatakan, perkembangan harga minyak dunia menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Arahan Bapak Presiden, memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi untuk tidak boleh dinaikkan,” kata Bahlil usai rapat terbatas, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8).

Sementara untuk BBM nonsubsidi, pemerintah akan mempertimbangkan penyesuaian harga mengikuti perkembangan harga minyak di pasar. Menurut Bahlil, apabila harga minyak dunia turun, harga BBM nonsubsidi juga dapat disesuaikan turun.

“Tetapi kalau memang harga ICP dunia turun, kita juga yang nonsubsidinya juga dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan harga pasar. Kalau turun ya turun, jangan dinaikkan, kira-kira begitu,” ujarnya.

Pengendara antre membeli BBM jenis pertalite di salah satu SPBU di Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/7/2026). Foto: Yudi Manar/ANTARA FOTO

ICP atau Indonesian Crude Price merupakan harga rata-rata minyak mentah Indonesia yang digunakan sebagai salah satu acuan dalam menentukan kebijakan energi, termasuk harga BBM.

Pemerintah selama ini menetapkan harga BBM subsidi, seperti Solar dan Pertalite, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk perkembangan harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah. Sementara harga BBM nonsubsidi dapat mengalami penyesuaian secara berkala mengikuti kondisi pasar.

instagram embed