Kumparan Logo

Pramono Usul Layanan Imigrasi & Check-In di Dukuh Atas, KA Bandara Bisa Ramai

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi konter check-in mandiri di bandara Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konter check-in mandiri di bandara Foto: Shutter Stock

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengusulkan agar kawasan Dukuh Atas tidak hanya menjadi pusat integrasi transportasi, tetapi juga dilengkapi fasilitas city check-in dan layanan imigrasi bagi penumpang pesawat.

Usulan disampaikan saat pencanangan pembangunan pedestrian deck melingkar berbentuk cincin donat di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (21/6).

"Alangkah lebih baiknya katakanlah kalau nanti sudah selesai, barang-barang yang di oleh UMKM kita buat duty free dan sekaligus Saya akan meminta kepada OPD DKI Jakarta di tempat ini juga menjadi tempat untuk imigrasi dan check-in,” kata Pramono.

Dia meyakini konsep tersebut akan membuat perjalanan menuju bandara menjadi lebih praktis karena penumpang dapat menyelesaikan proses keberangkatan sejak berada di pusat kota.

"Dengan demikian saya yakin pasti nanti kereta bandara akan hidup lebih mudah terintegrasi secara keseluruhan,” sebutnya.

Pramono menjelaskan pembangunan pedestrian deck jadi bagian dari upaya menjadikan Dukuh Atas sebagai simpul transportasi modern yang menghubungkan berbagai moda secara mulus tanpa hambatan bagi pejalan kaki.

"Pedestrian ini dengan 6 moda yang terhubung akan menjadi seamless mobility. Artinya orang tidak ada lagi yang kepanasan kehujanan dan sebagainya dan sebagainya,” ungkap Pramono.

Desain Jembatan Cincin Donat TOD Dukuh Atas. Foto: Dok. Istimewa

Kawasan Dukuh Atas saat ini menjadi salah satu titik transit tersibuk di Jakarta. Sedikitnya enam moda transportasi terintegrasi di kawasan tersebut, yakni MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek (milik KAI), LRT Jakarta, Kereta Bandara, dan TransJakarta.

Pembangunan pedestrian deck berbentuk cincin donat dirancang untuk menghubungkan empat kuadran utama di kawasan Dukuh Atas, yaitu BNI, Landmark, UOB, dan Transport Hub.

Selama ini, konektivitas antar kawasan tersebut dinilai belum optimal meski jumlah pengguna transportasi publik mencapai sekitar 70 ribu orang per hari.

Pramono berharap proyek ini bisa memperkuat peran Dukuh Atas sebagai pusat mobilitas perkotaan sekaligus wajah baru transportasi terintegrasi Jakarta.

“Bapak Ibu saudara-saudara sekalian dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pencanangan pedestrian deck atas secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga pembangunan ini akan membuat Jakarta menjadi semakin baik transportasinya,” lanjut Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (21/6/2026). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan