Kumparan Logo

Purbaya Nilai Potensi Repatriasi Modal Orang Indonesia Sangat Besar Lewat PFII

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai potensi repatriasi modal milik warga negara Indonesia (WNI) yang selama ini ditempatkan di luar negeri cukup besar seiring rencana pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).

Purbaya mengatakan dirinya tidak mengetahui angka pasti dana milik WNI yang tersimpan di luar negeri, termasuk di pusat keuangan seperti Singapura. Namun, ia meyakini nilainya sangat besar.

"Saya nggak tahu angkanya seperti apa. Kalau seberapa besar kan berarti saya sudah tahu angkanya persis. Padahal itu uang-uang sebagian gelap, berarti nggak bisa dihitung. Tapi pasti besar sekali," ujar Purbaya, ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (23/7).

Sejumlah uang kertas pecahan 100.000 rupiah Indonesia difoto di samping uang kertas pecahan 100 dolar AS di sebuah tempat penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Meski memiliki potensi besar, Purbaya tak berharap seluruh dana tersebut bakal otomatis kembali ke Indonesia setelah PFII beroperasi. Menurutnya, keberadaan PFII itu lebih diarahkan untuk menciptakan ekosistem investasi yang mampu menarik arus modal baru dari luar negeri.

Lebih lanjut, Purbaya berharap PFII bisa menjadi magnet bagi investor global, termasuk dari kawasan Timur Tengah maupun negara lain yang selama ini mencari tujuan investasi baru.

"Yang kita harapkan nanti yang di luar negeri, seperti dari kawasan Timur Tengah atau negara-negara lain yang mau masuk ke sini, masuk ke sini. Karena tempat di sini (Indonesia) kan menarik," katanya.

"Untuk saya sih expected value-nya zero to positive. Artinya ini game yang bagus yang diambil oleh ekonomi. Expected value-nya positif," terang Purbaya.

instagram embed