Kumparan Logo

Sungai Kapuas Surut, Pertamina Alihkan Penyaluran BBM di Tayan, Sanggau

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pertamina menyalurkan BBM via fasilitas penyangga di Tayan, Kabupaten Sanggau, karena Sungai Kapuas surut di Kalimantan, Selasa (29/9/2026). Foto: Pertamina Patra Niaga
zoom-in-whitePerbesar
Pertamina menyalurkan BBM via fasilitas penyangga di Tayan, Kabupaten Sanggau, karena Sungai Kapuas surut di Kalimantan, Selasa (29/9/2026). Foto: Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga menyiapkan jalur alternatif untuk menjaga kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, di tengah kondisi Sungai Kapuas yang mengalami penyurutan.

Pertamina mengoptimalkan fasilitas penyangga di Tayan, Kabupaten Sanggau, sebagai salah satu titik alternatif penyaluran BBM menuju Sintang dan wilayah sekitarnya.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan optimalisasi fasilitas tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan BBM ketika distribusi melalui jalur sungai mengalami kendala.

“Kondisi Sungai Kapuas yang surut berdampak pada akses distribusi BBM melalui jalur sungai. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pertamina telah menyiapkan alternatif distribusi melalui fasilitas penyangga di Tayan. Fasilitas ini terus kami optimalkan agar penyaluran BBM ke Sintang dan wilayah sekitarnya tetap berjalan sesuai kebutuhan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9).

Surutnya Sungai Kapuas berdampak terhadap akses kapal pengangkut BBM menuju Fuel Terminal Sintang. Kondisi tersebut membuat fasilitas penyangga di Tayan digunakan sebagai titik alternatif untuk menjaga pasokan BBM ke wilayah Sintang.

Melalui fasilitas tersebut, proses pemindahan BBM dilakukan langsung dari kapal ke mobil tangki untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah di Sintang. Skema ini memungkinkan Pertamina menyesuaikan pola distribusi dengan kondisi di lapangan sekaligus mendekatkan titik suplai ke wilayah yang membutuhkan.

Selain mengoptimalkan fasilitas penyangga di Tayan, Pertamina Patra Niaga juga terus memantau kondisi Sungai Kapuas, kebutuhan BBM, serta perkembangan distribusi di lapangan.

Kitty mengatakan Pertamina akan terus menyesuaikan pola distribusi dengan kondisi yang ada untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami memahami bahwa BBM merupakan kebutuhan penting bagi mobilitas masyarakat maupun aktivitas perekonomian. Oleh karena itu, Pertamina terus menyiapkan dan menjalankan berbagai alternatif distribusi dengan menyesuaikan kondisi lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ujarnya.

instagram embed