Asal Mula Lego

We will share everything about English countries (UK, America, Australia) including its culture, language, knowledge, and fun facts!
Tulisan dari english major tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang tidak kenal dengan Lego? Merk yang satu ini amat populer hingga dibuatkan film layar lebarnya serta taman bermain khusus. Namun di balik kesuksesannya, terdapat sejarah yang cukup unik dan menarik.
Di awal abad 19, Ole Kirk Christiansen menjalankan sebuah usaha pembuatan barang-barang dari kayu di Denmark. Ia pernah mengalami berbagai rintangan, mulai dari kebakaran sampai pengaruh dari krisis ekonomi. Saat usahanya sedang lesu, ia membuat versi-versi yang lebih kecil dari barang yang biasa dibuatnya. Lalu terpikirkan olehnya untuk membuat mainan. Pada awalnya usaha mainan tersebut pun tidak terlalu sukses.
Pada tahun 1934, Ole Kirk membuat sebuah sayembara untuk menamai perusahaannya dengan nama yang bagus dan menjual. Namun dia sendiri juga mengajukan dua buah nama, Legio dan Lego, yang akhirnya terpilih. Jadi Ole Kirk memenangkan sayembara buatannya sendiri.

Lego dalam bahasa Denmark diambil dari kata leg godt yang artinya “bermain dengan baik.” Kemudian sang pencipta mengetahui belakangan bahwa lego juga memiliki arti dalam bahasa Latin, yakni “saya merakit” atau “saya menyusun.” Dari situlah ide mainan susun tercetus.
Pada tahun 1947, Lego mengganti bahannya dengan plastik. Dari tahun ke tahun perusahaan Lego terus mengembangkan produk mereka agar semakin mudah dan aman dimainkan. Pada tahun 1968, Legoland Park atau Taman Bermain Lego dibuka di Billund, Denmark. Pada saat itu lego sudah mulai populer bahkan dijual ke berbagai tempat di penjuru dunia. [amrd]
