Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Makam Sang Ibu, Fatmawati

Seniman Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia hari ini, Sabtu (26/9), akan dimakamkan di samping tempat peristirahatan terakhir sang ibu kandung, Fatmawati. Suasana haru dan khidmat menyelimuti proses persiapan pemakaman sang budayawan tersebut.
Guruh meninggal dunia pada pukul 04.16 WIB tadi pagi. Ia mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit Siloam Semanggi.
Setelah pagi tadi jenazahnya dibawa ke rumah duka di Selong, Kebayoran Baru, jenazahnya pun akan dimakamkan di Karet Bivak tepat bersebelahan dengan makam sang ibu, Fatmawati yang juga merupakan pahlawan nasional sekaligus penjahit bendera pusaka merah-putih.
Berdasarkan pantauan kumparan, area pemakaman Guruh mulai dipadati para peziarah yang akan mengantarkan ke tempat peristirahat terakhirnya itu. Mulai dari pihak keluarga, kerabat dekat, hingga masyarakat turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Liang lahat tempat Guruh disemayamkan tepat berdampingan dengan makam Fatmawati. Tampak juga batu nisan hitam bertuliskan, "Makam Pahlawan Nasional, Hj. Fatmawati" berdiri kokoh di bawah payungan pendopo beratap kayu yang dihiasi bunga-bunga segar.
Terlihat pula jajaran kursi putih di dalam pendopo, serta beberapa pelayat berbaju hitam dan batik. Area pemakaman juga dipadati oleh sejumlah awak media dan juru kamera yang akan mengabadikan momen bersejarah serta penuh duka ini.
Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggal duka mendalam bagi dunia seni dan budaya Indonesia. Guruh dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah dunia. Ia juga sukses membuat pagelaran musik, seni, dan tari megah, Swara Maharddika.
Kini, sang maestro seni Tanah Air itu telah beristirahat dengan tenang di samping sang ibu yang ia cintai. Warisan karya, pemikiran, nasihat, serta semangat kecintaanya pada budaya Indonesia akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
