Konten dari Pengguna

Pengabdian Menjadi Pegawai Paruh Waktu

Budi Suryawan

Budi Suryawan

P3K Paruh Waktu di Pemkab Bangka Selatan, UBB

·waktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Budi Suryawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi Budi Suryawan (2026)
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi Budi Suryawan (2026)

Setiap perjalanan hidup memiliki cerita dan perjuangannya masing-masing. Begitu pula perjalanan saya dalam mengabdikan diri di dunia pertanian hingga menjadi pppk paruh waktu Pengabdian saya di dunia pertanian dimulai pada tahun 2014, ketika saya mulai memasuki dunia kerja sebagai penyuluh pertanian.

Memasuki dunia penyuluhan merupakan pengalaman baru bagi saya.

Saya dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan masyarakat, memahami persoalan yang dihadapi petani, serta menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan pertanian. Pada awal menjalankan tugas, tentu terdapat banyak hal yang harus saya pelajari. Saya tidak hanya belajar mengenai teknis pertanian, tetapi juga belajar bagaimana menghadapi karakter masyarakat yang beragam.

Seorang penyuluh harus mampu menjadi pendengar yang baik. Petani memiliki pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh secara turun-temurun. Oleh karena itu, penyuluhan bukan hanya tentang menyampaikan pengetahuan, tetapi juga tentang membangun komunikasi dan kepercayaan. Dari sinilah perjalanan pengabdian saya mulai tumbuh.Sejak 1 januari tahun 2014 hingga agustus tahun 2025, selama kurang lebih 10 tahun 8 bulan, saya menjalankan tugas sebagai penyuluh pertanian. Sebelas tahun kurang bukanlah waktu yang singkat. Selama kurun waktu tersebut, saya mendapatkan berbagai pengalaman, tantangan, dan pelajaran berharga yang tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan, tetapi juga tentang kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai penyuluh pertanian, saya berkesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan para petani. Saya mendampingi mereka dalam berbagai kegiatan pertanian, memberikan informasi dan pengetahuan, serta berusaha membantu mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang mereka hadapi.

Selama menjadi penyuluh pertanian dari tahun 2014 sampai 2025 saya mendapatkan begitu banyak pengalaman. Saya berhadapan langsung dengan berbagai kondisi pertanian dan kehidupan petani. Ada masa ketika kegiatan pertanian berjalan dengan baik, tetapi ada pula saat petani menghadapi berbagai permasalahan.

Permasalahan yag sering saya hadapi seperti serangan organisme pengganggu tumbuhan, kondisi cuaca, keterbatasan sarana produksi, masalah budidaya, pengetahuan sikap dan prilaku petani, serta berbagai kendala lainnya menjadi bagian dari pengalaman saya selama mendampingi petani.

Dalam kondisi tersebut, saya berusaha menjalankan tugas sesuai dengan kemampuan yang saya miliki. Saya memberikan pendampingan, menyampaikan informasi, serta membantu menghubungkan petani dengan program dan kegiatan pemerintah yang dapat mendukung usaha pertanian mereka.

Pengalaman selama menjadi penyuluh membuat saya semakin memahami bahwa pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Di balik pangan yang tersedia di meja makan, terdapat perjuangan panjang para petani yang bekerja dengan penuh ketekunan.

Menjadi penyuluh pertanian bukan hanya sekadar menjalankan pekerjaan. Di dalamnya terdapat tanggung jawab moral untuk membantu petani meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam menjalankan usaha taninya. Selama kurang lebih sebelas tahun tersebut, tentu tidak semuanya berjalan dengan mudah. Berbagai tantangan harus dihadapi, baik dalam melaksanakan kegiatan di lapangan maupun dalam menjalani kehidupan sebagai tenaga honorer. Namun, semua itu saya jalani dengan kesabaran dan tetap berusaha memberikan yang terbaik.

Setelah kurang lebih sebelas tahun menjalankan tugas sebagai penyuluh pertanian, tahun 2025 menjadi masa perubahan dalam perjalanan pengabdian saya. Berakhirnya masa tugas sebagai penyuluh bukan berarti berakhir pula pengabdian saya di dunia pertanian. Justru pengalaman selama sepuluh tahun tersebut menjadi bekal untuk melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya.

Perjalanan panjang saya sebagai tenaga honorer penyuluh pertanian berakhir dan menjadi PPPK Paruh Waktu sebagai bagian dari proses peralihan dari tenaga honorer. Bulan september Tahun 2025 perjalanan saya kemudian berlanjut dengan penempatan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, khususnya Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH).

Saya harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan jenis pekerjaan yang berbeda. Namun, pengalaman selama menjadi penyuluh membantu saya dalam memahami tugas-tugas yang berkaitan dengan pembangunan pertanian.

Saya membawa pengalaman lapangan tersebut ke lingkungan kerja yang baru. Di tempat ini saya mendapatkan pengalaman baru dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan pertanian. Saya belajar bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada kegiatan di lapangan. Administrasi, perencanaan, koordinasi, dokumentasi, dan pelaporan juga memiliki peranan yang sangat penting.

Pengalaman sebagai penyuluh menjadi bekal yang sangat berarti. Saya memahami bagaimana kondisi petani di lapangan sehingga dapat melihat hubungan antara pekerjaan administrasi dengan kebutuhan pembangunan pertanian.

Saya berusaha menjalankan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesungguhan.Perubahan lingkungan kerja tersebut memberikan pengalaman baru. Jika sebelumnya saya lebih banyak berinteraksi langsung dengan petani di lapangan, maka di Bidang TPH saya memperoleh pengalaman dalam mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, administrasi, koordinasi, pelaporan OPTdan kegiatan tanaman pangan dan hortikultura.

Bagi saya, menjadi PPPK Paruh Waktu bukanlah akhir dari perjuangan. Justru kesempatan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdian yang telah saya mulai sejak tahun 2014. .

Mungkin hasil perjuangan tidak selalu datang dengan cepat. Namun, selama seseorang tetap bekerja, belajar, bersabar, dan menjaga kepercayaan yang diberikan, setiap pengalaman akan menjadi bekal untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

Saya percaya bahwa setiap orang memiliki perjalanan masing-masing. Ada yang singkat dan ada yang panjang. Bagi saya, perjalanan panjang sejak tahun 2014 merupakan bagian penting dari kehidupan yang akan selalu disyukuri. Ke depan, saya berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam pembangunan pertanian, khususnya melalui tugas di Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Saya ingin terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Saya juga berharap pengalaman sepuluh tahun sebagai penyuluh pertanian dapat terus menjadi bekal dalam menjalankan tugas-tugas berikutnya.

Semoga perjalanan pengabdian yang telah dimulai sejak tahun 2014 dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat, organisasi, serta pembangunan pertanian di daerah.

Pengabdian bukan tentang seberapa tinggi posisi yang kita miliki, tetapi tentang seberapa tulus kita menjalankan amanah dan seberapa besar manfaat yang dapat kita berikan kepada masyarakat.

Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi Budi Suryawan (2025)