Konten dari Pengguna

Perjuangan Diplomasi dan Fisik

Fransisca Erina Febri Wijayanti

Fransisca Erina Febri Wijayanti

Mahasiswi Universitas Negeri Semarang Public speaking

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fransisca Erina Febri Wijayanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber : Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : Dok. Pribadi

Berbicara mengenai perjuangan pasti yang terlintas dipikiran kita adalah sebuah bentuk pengorbanan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu, tentu saja itu yang dilakukan oleh para pahlawan kita terdahulu dalam membela tanah air kita. Segala macam bentuk perjuangan dilakukan seperti saat masa pergerakan nasional dalam mencapai kedaulatan Indonesia. Para pahlawan kita melakukan perjuangan dalam 2 bentuk yaitu perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi. Dalam mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Perjuangan diplomasi mengemukakan alasan sebagai berikut :

1. Tertera Dalam Pembukaan UUD 1945 pada alinea 4 berbunyi ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.

2. Jepang walaupun sudah kalah perang dengan Sekutu namun masih bersenjata lengkap. Maka dari itu berjuang dengan senjata akan menimbulkan korban cukup besar.

3. Belanda yang termasuk di pihak Sekutu akan mendapat bantuan kekuatan dan dukungan cukup besar oleh kelompok Sekutu. karena Sekutu di pihak yang menang.

Sedangkan alasan yang dikemukakan oleh para pejuang yang memilih perjuangan fisik (bersenjata) :

1. Ingin menunjukan kepada dunia luar mengenai kekuatan yang dimilikinya.

2. Rasa persatuan dan kesatuan yang telah terikat dari berbagi organisasi politik dan kemasyarakatan.

3. Bagi tenaga-tenaga pejuang yang telah disiapkan latihan kemiliteran tentu sangat bersenang hati untuk kembali mempertahankan kemerdekaan dengan kekuatan senjata.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dengan berjalannya perkembangan yang ada mulai lahirnya kaum terpelajar sehingga terdapat kaum intelektual yang mendukung dalam perjuangan mencapai kedaulatan dan tumbuhnya nasionalisme pada bangsa sehingga mau untuk bersatu dalam membela tanah air dan melepaskan dari cengkraman penjajah.