Konten dari Pengguna

KomuniAksi, cara HIMAKOM UNS Merayakan Kemerdekaan lewat Kebersamaan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Erlanza Irawan Adi Laksmana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Momen Kebersamaan pada KomuniAksi HIMAKOM UNS, sumber foto ( milik pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Momen Kebersamaan pada KomuniAksi HIMAKOM UNS, sumber foto ( milik pribadi)

Kalau mendengar kata “17-an”, mungkin yang langsung terbayang adalah berbagai perlombaan sederhana yang identik dengan perayaan Hari Kemerdekaan. Namun, di lingkungan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret (UNS), suasana 17-an juga menjadi kesempatan untuk saling mendekatkan diri.

Semangat itulah yang dibawa dalam KomuniAksi: Komunikasi Beraksi, sebuah kegiatan 17-an yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UNS. Tidak hanya menjadi ruang untuk merayakan kemerdekaan melalui perlombaan, KomuniAksi juga dirancang sebagai tempat bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS untuk membangun kebersamaan antar kelas dan antar angkatan.

KomuniAksi dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Gulon. Berbeda dengan acara yang terbuka untuk umum, kegiatan ini memang dikhususkan untuk internal mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS.

Sekitar 120 mahasiswa dari berbagai angkatan Ilmu Komunikasi UNS ikut meramaikan kegiatan tersebut. Kehadiran peserta dari angkatan yang berbeda membuat KomuniAksi tidak sekedar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi tempat bertemunya mahasiswa yang mungkin dalam keseharian tidak selalu memiliki kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain. Barangkali justru di situlah letak menariknya.

Di tengah rutinitas perkuliahan, tugas, kegiatan organisasi, hingga kesibukan masing-masing mahasiswa, tidak selalu ada banyak kesempatan untuk berkumpul dalam suasana yang lebih santai. Apalagi, mahasiswa dari kelas maupun angkatan yang berbeda tentu memiliki lingkungan kesehariannya masing-masing.

KomuniAksi kemudian hadir dengan cara yang sederhana: mempertemukan mereka lewat permainan.

Lapangan yang Dipenuhi Semangat untuk Menang

Sejak rangkaian perlombaan berlangsung, suasana KomuniAksi terasa meriah. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka ketika mengikuti setiap permainan. Meski dibalut dalam suasana santai khas perlombaan 17-an, keinginan untuk membawa kemenangan tetap terasa.

Setiap kelompok datang bukan hanya untuk sekadar ikut meramaikan acara. Ada semangat berkompetisi yang membuat jalannya perlombaan semakin hidup. Dukungan dari peserta lain, semangat untuk menyelesaikan permainan, hingga keinginan menjadi yang terbaik membuat suasana di Lapangan Gulon semakin ramai.

Namun, persaingan tersebut tidak menghilangkan suasana kebersamaan.

Justru di tengah keinginan untuk menang, para peserta harus berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman-temannya. Ada momen ketika satu tim harus menyusun strategi, mengandalkan anggota lain, hingga saling menyemangati ketika permainan tidak berjalan sesuai rencana. Suasana semacam inilah yang membuat perlombaan sederhana terasa lebih dari sekadar permainan.

Bukan Hanya Tentang Menang dan Kalah

Ada empat perlombaan yang menjadi bagian dari KomuniAksi tahun ini, yaitu Senyum atau Sedotan Manyun, Estafet Tepung, Balon Naga, dan Estafet Air.

Nama-namanya saja sudah cukup memberikan gambaran bahwa perlombaan yang dibawa bukan sesuatu yang terlalu serius. Justru konsep permainan seperti inilah yang membuat perayaan kemerdekaan terasa dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Dengan sekitar 120 peserta yang berasal dari berbagai angkatan, setiap perlombaan menjadi ruang pertemuan kecil. Mahasiswa yang sebelumnya mungkin lebih banyak beraktivitas bersama lingkaran angkatannya sendiri kemudian berada dalam satu lapangan, menikmati kegiatan yang sama, dan berbagi suasana yang sama.

Keinginan untuk menang memang ada. Bahkan, tingginya antusiasme peserta justru membuat masing-masing perlombaan semakin kompetitif. Tetapi kemenangan bukan satu-satunya hal yang tersisa setelah kegiatan selesai.

Ada interaksi yang sebelumnya mungkin tidak terjadi. Ada obrolan sederhana yang muncul karena berada di satu kegiatan. Ada pula rasa kebersamaan yang terbentuk melalui pengalaman mengikuti perlombaan secara bersama-sama.

Dari Minat dan Bakat untuk Kebersamaan Mahasiswa

KomuniAksi diinisiasi oleh Departemen Minat dan Bakat bersama Departemen Pengembangan Organisasi Sumber Daya Mahasiswa dalam Kabinet Seraya Semakna HIMAKOM UNS.

Kolaborasi kedua departemen tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kegiatan yang tidak hanya memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengikuti perlombaan, tetapi juga mempertemukan mereka dalam satu momentum bersama. Pemilihan konsep 17-an terasa cukup dekat dengan tujuan tersebut.

Perayaan kemerdekaan pada dasarnya memang tidak pernah lepas dari kebersamaan. Di banyak tempat, momen ini menjadi alasan bagi orang-orang yang biasanya menjalani aktivitas masing-masing untuk keluar, bertemu, lalu melakukan sesuatu secara bersama-sama.

Semangat yang sama dibawa ke lingkungan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS melalui KomuniAksi.

Ada sesuatu yang menarik dari konsep sesederhana perlombaan 17-an. Kita mungkin datang hanya untuk mengikuti permainan, tetapi selama prosesnya mau tidak mau akan muncul komunikasi. Ada yang harus bekerja sama, memperhatikan teman, menyusun strategi, atau sekadar berbagi momen dengan mahasiswa lain. Dan mungkin, tujuan membangun kedekatan memang tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Merayakan Kemerdekaan dengan Cara HIMAKOM UNS

Nama “KomuniAksi” sendiri terasa cukup menggambarkan apa yang ingin dibawa dalam kegiatan ini: komunikasi yang tidak berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan lewat aksi dan interaksi langsung.

Mahasiswa yang biasanya bertemu dalam lingkungan akademik dipertemukan kembali dalam suasana berbeda. Kali ini bukan untuk duduk mengikuti perkuliahan atau membahas tugas, melainkan merayakan momen kemerdekaan bersama.

Di balik empat permainan dan semangat sekitar 120 mahasiswa yang hadir, ada tujuan yang lebih dekat dengan kehidupan mahasiswa itu sendiri: menciptakan ruang agar mahasiswa Ilmu Komunikasi UNS dari berbagai kelas dan angkatan bisa bertemu, berinteraksi, serta membangun kedekatan. Karena dalam kehidupan kampus, terkadang hubungan antar mahasiswa tidak selalu tumbuh dari ruang kelas. Kadang, kebersamaan justru bermula dari hal-hal sederhana dari permainan, dari sorak-sorai di pinggir lapangan, dari keinginan untuk menang, dan dari kesempatan untuk bersenang-senang bersama.

Lewat KomuniAksi, HIMAKOM UNS mencoba menghadirkan ruang itu. Sebuah perayaan kemerdekaan yang sederhana, tetapi membawa satu pesan penting: bahwa komunikasi tidak hanya dipelajari di dalam kelas, tetapi juga dijalani melalui kebersamaan.