Konten dari Pengguna

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung?

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Erri Subakti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Eep Saefulloh Fatah (Foto: Dok. Facebook Eep Saefulloh)
zoom-in-whitePerbesar
Eep Saefulloh Fatah (Foto: Dok. Facebook Eep Saefulloh)

Menyimak cuitan dari Sandrina Malakiano hari ini, dan membaca beragam reply dari para netizen, menimbulkan pertanyaan, apakah cafe milik Eep dan Sandrina, Cafe Abuella, terancam gulung tikar?

Berawal dari cuitan Sandrina Malakiano, "Selama Pilgub Jakarta sy & @eepsfatah jadi sasaran banyak fitnah. Belakangan cafe kami @AbuellaCafe jadi sasaran juga."

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (1)
zoom-in-whitePerbesar

Bukan menuai simpati, cuitan Sandrina malah mendapatkan bermacam pertanyaan dan sindiran dari netizen. Banyak netizen yang baru mengetahui bahwa Sandrina dan Eep memiliki cafe bernama Abuella. Banyak juga yang mempertanyakan fitnah apa yang dialamatkan ke cafe kepunyaan mereka tersebut.

Sandrina tidak menjawab apapun dari reply para netizen. Namun menyimak dari beberapa komentar netizen, nampaknya cafe milik Sandrina dan Eep mengalami sepi pengunjung. Sandrina mungkin mengira cafe-nya telah difitnah sehingga menjadi sepi.

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (2)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (3)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (4)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (5)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (6)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (7)
zoom-in-whitePerbesar

Netizen mengira hal tersebut merupakan konsekuensi dari apa yang telah dilakukan oleh Eep Saefulloh saat menjadi konsultan politik Anies-Sandi yang mendorong menggunakan masjid sebagai sarana menyebarkan propaganda untuk merebut kekuasaan di DKI Jakarta. (Lihat videonya di sini https://www.youtube.com/watch?time_continue=1&v=skYDlkSxTvw )

Namun ada juga yang memberikan bukti review mengenai cafe tersebut, bahwa sepinya pengunjung tidak ada sangkut pautnya dengan pilkada DKI Jakarta. Review tersebut ditulis 7 bulan yang lalu.

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (8)
zoom-in-whitePerbesar

Pelanggan yang pernah mencoba makanan dan pelayanan di cafe Abuella mengeluhkan mengenai rasa yang kurang enak dengan porsi kecil namun harga yang mahal, kentang goreng Rp 52 ribu dan jika dibawa pulang pelanggan harus membeli box dari plastik seharga Rp 4.000, serta pelayanan yang kurang baik.

Wajar jika ada yang mengira cuitan Sandrina merupakan sebuah langkah promosi dengan cara 'playing victim'.

Alih-alih menjawab komentar para netizen, Sandrina malah mencuit kembali dengan gaya terzolimi.

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (9)
zoom-in-whitePerbesar

Sontak cuitan ini menuai sindiran kembali.

Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (10)
zoom-in-whitePerbesar
Usai Pilkada, Cafe Milik Eep Sepi Pengunjung? (11)
zoom-in-whitePerbesar

(ES)