Edufair 170 Tahun Ursulin Membuka Ruang Minat Perkuliahan

Nama saya Evangeline Callista Jaya, biasa dipanggil Callista. Saya merupakan siswi kelas XII di SMA Santa Ursula Jakarta.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Evangeline Callista Jaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Edufair festival 170 Tahun Ursulin sukses digelar secara megah di Istora Senayan dengan menghadirkan 70 stan yang terdiri atas beragam perguruan tinggi, mulai dari PTN, PTS, hingga PTLN. Beragam stan tersebut ramai dikunjungi oleh murid, alumni, maupun orang tua murid yang antusias untuk memperoleh informasi mengenai berbagai pilihan pendidikan tinggi. Kehadiran berbagai perguruan tinggi tersebut memberikan kesempatan bagi murid untuk mengenal lebih banyak pilihan pendidikan tinggi yang sebelumnya mungkin belum terpikirkan. Edufair Festival 170 Tahun Ursulin hadir sebagai ruang bagi murid untuk mengeksplorasi minat mereka masing-masing.
Edufair menjadi sarana efektif untuk membuka wawasan murid terhadap berbagai pilihan perguruan tinggi yang mungkin belum pernah mereka pertimbangkan sebelumnya. Melalui kehadiran puluhan stan perguruan tinggi unggulan, penyelenggaraan sesi seminar interaktif, hingga keterlibatan agen pendidikan resmi (dari pemerintah luar negeri maupun lembaga swasta), para murid diberikan fasilitas konsultasi yang sangat komprehensif. Dengan perwakilan dari kampus perguruan tinggi, murid dapat bertanya secara langsung mengenai detail program studi, struktur kurikulum, fasilitas penunjang, hingga gambaran prospek karier yang disediakan.
Kehadiran para agen memberikan bimbingan konkret mulai dari konsultasi program studi, panduan pelatihan akademis, hingga pelatihan bahasa asing sebagai syarat pendaftaran perguruan tinggi. Pengalaman langsung ini dirasakan oleh para murid peserta Edufair yang mengaku baru mengenal sekaligus tertarik pada program spesifik, seperti communications major di University College London (UCL) maupun program internasional di berbagai universitas luar negeri lainnya setelah berinteraksi dengan para perwakilan kampus dan agen pendamping di lokasi. Fenomena ini secara nyata membuktikan bahwa interaksi tatap muka dalam stan-stan pameran mampu memecahkan keterbatasan informasi teknis sekaligus memperluas cakrawala berpikir murid dalam menentukan arah masa depan akademis mereka.
Edufair juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi yang sangat efektif dalam menyatukan persepsi serta ekspektasi antara anak dan orang tua terkait pemilihan jalur perguruan tinggi. Proses penentuan jurusan kuliah seringkali memicu keraguan hingga perbedaan pendapat di tingkat keluarga akibat keterbatasan informasi. Melalui kehadiran di Edufair, para orang tua berkesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi secara mendalam dengan perwakilan universitas serta konsultan pendidikan, sehingga memperoleh penjelasan transparan mengenai persyaratan pendaftaran, tahapan persiapan bahasa, hingga estimasi biaya studi. Salah satu orang tua murid yang berkunjung merasa terbantu karena mendapatkan keterangan jelas dari stan universitas, sehingga dapat memberikan arahan, dukungan, serta petunjuk langkah persiapan yang konkret bagi anaknya. Oleh karena itu, keterlibatan aktif orang tua di Edufair menciptakan ruang komunikasi yang konstruktif dan memberikan rasa percaya diri bagi murid dalam mengambil keputusan akademik mereka.
Tidak kalah penting, skala penyelenggaraan acara yang besar, megah, dan bersifat kolaboratif terbukti mampu meningkatkan antusiasme serta memperkuat kesiapan mental murid dalam menyongsong dunia perkuliahan. Suasana perayaan yang tidak hanya menyajikan pameran akademis tetapi juga menghadirkan interaksi antar-kampus dan berbagai lembaga edukasi berhasil menciptakan suasana belajar luar kelas yang menyegarkan. Sejumlah murid mengungkapkan rasa senang dan motivasi tinggi karena dapat menjelajahi area pameran yang sangat luas, menyaksikan keragaman pilihan stan perguruan tinggi swasta, negeri, maupun mancanegara, sekaligus menjalin relasi sosial dengan teman-teman sebaya dari berbagai sekolah Ursulin lain. Dengan demikian, suasana positif dan dinamis yang dihadirkan dalam perayaan 170 Tahun Ursulin ini berhasil mengubah proses pencarian perguruan tinggi yang semula seringkali dianggap menegangkan menjadi sebuah pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan memotivasi.
Edufair Festival 170 Tahun Ursulin berhasil menjadi jembatan yang mempertemukan murid dengan berbagai pilihan perguruan tinggi sekaligus membuka ruang bagi murid untuk mengenali dan mengeksplorasi minat mereka. Kehadiran 70 stan perguruan tinggi, sesi seminar, serta interaksi langsung dengan pihak universitas memberikan kesempatan bagi murid untuk memperoleh informasi yang lebih luas mengenai program studi, proses penerimaan, hingga kehidupan perkuliahan. Melalui pengalaman tersebut, murid dapat melihat berbagai kemungkinan yang sebelumnya belum mereka pertimbangkan dan mulai memahami pilihan yang sesuai dengan ketertarikan serta rencana masa depan mereka.
Namun, Edufair bukanlah ruang yang menentukan pilihan kuliah murid. Edufair menjadi salah satu tahap awal yang membantu murid melihat dan mempertimbangkan berbagai pilihan sebelum mengambil keputusan secara lebih matang. Murid dapat mulai memperdalam informasi mengenai pilihan yang diminati, meningkatkan kemampuan akademik, mempersiapkan dokumen dan persyaratan tes, serta menyusun rencana pendidikan sesuai dengan tujuan masing-masing.
