Dari Lahan Lapas untuk Ketahanan Pangan, Lapas Besi Panen 150 Kg Pokcoy

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nusakambangan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan panen pokcoy di halaman blok hunian warga binaan, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan panen menghasilkan sekitar 150 kilogram pokcoy yang selanjutnya didistribusikan kepada vendor Bama serta sebagian dipasarkan ke warung-warung di sekitar Lapas Besi. Hasil panen tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus mendukung pengembangan kegiatan pertanian di lingkungan Lapas.
Kalapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya Lapas Besi dalam mengembangkan program ketahanan pangan sekaligus memberikan kegiatan produktif bagi warga binaan.
“Panen pokcoy ini menjadi bukti bahwa lahan di lingkungan Lapas dapat dimanfaatkan secara produktif. Kami terus mendorong kegiatan ketahanan pangan yang memberikan manfaat, baik bagi Lapas maupun warga binaan melalui kegiatan yang positif dan berkelanjutan,” ujar Muda Husni.
Sementara itu, Kasi Kegiatan Kerja Lapas Besi, Anistyo, mengatakan bahwa hasil panen merupakan bagian dari proses pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Panen 150 kilogram pokcoy ini menunjukkan bahwa kegiatan pertanian dapat berjalan produktif. Hasilnya kami distribusikan ke vendor Bama dan sebagian ke warung sekitar Lapas, sehingga hasil pembinaan dapat memiliki nilai manfaat dan ekonomi,” ungkap Anistyo.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Besi terus mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk mendukung program ketahanan pangan, sekaligus mendorong produktivitas dan keterampilan warga binaan melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian.
#Ditjenpas #Kemenimipas #Pemasyarakatan #GuardandGuide
