Ibadah Nasrani, Bangun Harapan di Lapas Besi

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam rangka memberikan pembinaan kerohanian bagi warga binaan beragama Nasrani, Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan ibadah Nasrani pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang ibadah Lapas Besi tersebut diikuti oleh 39 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan dipimpin oleh Pendeta Ranu Indramurti dari Yayasan Kasih Tuhan Indonesia. Ibadah ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian untuk meningkatkan keimanan, memberikan ketenangan batin, serta membangun semangat perubahan positif bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Dalam khotbahnya, Pendeta Ranu Indramurti mengajak para WBP untuk tetap memiliki harapan dan semangat menjalani kehidupan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia menekankan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik. “Tuhan selalu membuka jalan bagi setiap orang yang ingin memperbaiki hidupnya. Jangan pernah kehilangan harapan, karena perubahan dimulai dari hati yang mau berserah dan percaya kepada Tuhan,” ujar Pendeta Ranu Indramurti di hadapan para peserta ibadah.
Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani menjadi salah satu program penting dalam mendukung pembentukan karakter warga binaan. Menurutnya, pembinaan spiritual diharapkan mampu memberikan ketenangan hati, membangun kesadaran diri, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana. “Kami terus berupaya memberikan hak pembinaan kerohanian kepada seluruh warga binaan sesuai keyakinannya masing-masing sebagai bagian dari pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku yang positif,” ungkap Muda Husni.
Kegiatan ibadah berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh suasana kekeluargaan. Para WBP mengikuti rangkaian ibadah dengan antusias mulai dari pujian, doa bersama, hingga penyampaian firman Tuhan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan berkomitmen terus menghadirkan pembinaan spiritual yang inklusif dan berkelanjutan guna mendukung proses pembinaan mental dan moral warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.
#Ditjenpas
#Kemenimipas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
