Konten dari Pengguna

Kakanwil Ditjenpas Jateng Tinjau Proyek Pembibitan Ginseng

Rezana Agustyan

Rezana Agustyan

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kakanwil Ditjenpas Jateng Tinjau Proyek Pembibitan Ginseng
zoom-in-whitePerbesar

Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, dalam rangka monitoring dan pembinaan pada bidang pembinaan kemandirian warga binaan, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil didampingi langsung oleh Kepala Lapas Besi, Muda Husni, beserta jajaran pejabat struktural Lapas Besi. Salah satu agenda utama kunjungan yakni meninjau secara langsung proyek percobaan pembibitan ginseng merah Korea yang dikelola oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Besi sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan pengembangan potensi pertanian produktif di lingkungan lapas.

Dalam peninjauan tersebut, Kakanwil melihat langsung proses pembibitan serta pengelolaan media tanam yang sedang dikembangkan oleh petugas bersama warga binaan. Program pembibitan ginseng merah Korea ini menjadi salah satu inovasi pembinaan kemandirian yang diharapkan mampu memberikan nilai edukatif dan ekonomi bagi warga binaan. Dalam arahannya, Mardi Santoso menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Lapas Besi dalam mengembangkan program pembinaan berbasis produktivitas dan pemanfaatan lahan. “Program seperti ini harus terus dikembangkan karena memiliki nilai positif dalam membangun keterampilan dan kemandirian warga binaan. Inovasi pembibitan ginseng merah Korea ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan keamanan, tetapi juga pembinaan produktif yang memiliki manfaat jangka panjang,” ujar Mardi Santoso.

Sementara itu, Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa proyek pembibitan ginseng merah Korea merupakan salah satu upaya pengembangan program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk optimalisasi lahan dan potensi yang dimiliki Lapas Besi. “Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat bagi warga binaan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh nantinya dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke masyarakat,” ungkap Muda Husni.

Kegiatan kunjungan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan guna menciptakan warga binaan yang lebih mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat.

#Ditjenpas

#Kemenimipas

#Pemasyarakatan

#GuardandGuide