Konten dari Pengguna

Kunjungi Nusakambangan, Titiek Soeharto Apresiasi Ketahanan Pangan

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunjungi Nusakambangan, Titiek Soeharto Apresiasi Ketahanan Pangan
zoom-in-whitePerbesar

Cilacap, INFO_PAS – Kawasan Pemasyarakatan Nusakambangan menerima kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, pada Sabtu (20/6). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau berbagai program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan yang telah dikembangkan di Nusakambangan.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau sejumlah sektor unggulan, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, produksi pupuk organik, konveksi, pengolahan sampah, hingga budidaya udang vaname dan sidat. Atas capaian tersebut, Titiek Soeharto menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Atas nama Komisi IV, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Menteri dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Mudah-mudahan usaha ini bisa ditiru dan diduplikasi di tempat-tempat lain,” ujar Titiek.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menegaskan bahwa berbagai masukan dan arahan dari Komisi IV DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program yang telah berjalan.

“Kami akan menindaklanjuti berbagai evaluasi dan arahan yang diberikan. Seluruh Lapas dan Rutan terus mengoptimalkan lahan idle yang ada untuk mendukung program ketahanan pangan, terutama guna memenuhi kebutuhan dari dalam,” terang Agus.

Saat ini, Nusakambangan telah mengelola sekitar 135 hektare lahan produktif dan melibatkan ratusan Warga Binaan dalam berbagai sektor usaha. Program tersebut menjadi wujud komitmen Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.