Lapas Besi Hadirkan Pembinaan Agama, Warga Binaan Praktik Membaca Al-Qur’an

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cilacap, 8 Oktober 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Keagamaan Islam melalui Majelis Taklim bagi Warga Binaan Muslim, Kamis (8/10). Kegiatan berlangsung di Masjid An-Nur Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB.
Sebanyak 33 warga binaan mengikuti kegiatan yang diisi oleh Ustadz Dr. Solikhun dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap dengan didampingi oleh satu petugas pembinaan anak didik dan kemasyarakatan (Binadik).
Dalam kegiatan tersebut, para warga binaan mendapatkan materi Tahsin Al-Qur’an yang berfokus pada upaya memperbaiki dan memperbagus bacaan Al-Qur’an. Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan hafalan serta praktik membaca Al-Qur’an dan Iqro secara bergantian satu per satu. Metode tersebut diberikan untuk membantu warga binaan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membangun kebiasaan belajar agama secara konsisten.
“Belajar membaca Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa cepat kita bisa membaca, tetapi bagaimana kita terus memperbaiki bacaan dan memahami pentingnya Al-Qur’an dalam kehidupan. Semoga apa yang dipelajari hari ini dapat terus diamalkan dan menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Ustadz Solikhun.
Kalapas Besi Nusakambangan, Muda Husni, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan.
“Kegiatan keagamaan seperti Majelis Taklim menjadi sarana bagi warga binaan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama. Kami berharap pembinaan ini dapat memberikan dampak positif, membentuk sikap yang lebih baik, serta menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Lapas Besi Nusakambangan berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang berkelanjutan guna mendukung perubahan perilaku dan penguatan kepribadian warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
