Konten dari Pengguna

Lapas Besi Laksanakan Sidang TPP, Bersinergi Bapas Nusakambangan untuk 35 WBP

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lapas Besi Laksanakan Sidang TPP, Bersinergi Bapas Nusakambangan untuk 35 WBP
zoom-in-whitePerbesar

Nusakambangan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Besi Nusakambangan melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada hari Jumat,25 April 2025. Kegiatan ini bagian dari proses pembinaan dan evaluasi terhadap warga binaan pemasyarakatan. Sidang ini dilaksanakan dengan bersinergi bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Nusakambangan dan diikuti oleh 35 orang warga binaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wijayakusuma Lapas Besi dengan tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan transparansi dalam menilai kelayakan program pembinaan, termasuk usulan integrasi seperti pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.

Kepala Lapas Besi, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang TPP merupakan bagian penting dalam sistem pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan kepastian hukum dan evaluasi terhadap perkembangan sikap serta perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.

"Sinergi dengan Bapas Nusakambangan menjadi kunci dalam memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil telah melalui kajian dan pertimbangan matang, baik dari aspek hukum, psikologi, maupun sosial," ungkap Kalapas.

Dari 35 warga binaan yang mengikuti sidang, masing-masing telah menjalani proses asesmen dan pembinaan sesuai dengan program yang dirancang. Hasil sidang ini akan menjadi dasar untuk pengambilan keputusan lebih lanjut terkait hak-hak integratif para warga binaan.

Dengan terlaksananya sidang ini, Lapas Besi berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan, guna menciptakan narapidana yang siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.