Maknai Hari Raya Kurban, Lapas Besi Gelar Salat Idul Adha dan Berqurban

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nusakambangan – INFO_PAS. Gema takbir berkumandang memenuhi Lapangan Dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan pada Senin pagi. Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran pegawai Lapas Besi berbaur menjadi satu untuk melaksanakan ibadah salat Idul Adha 1447 H secara berjamaah.(27/5)
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan khusyuk. Sungguh pun berada di balik jeruji besi, tidak menyurutkan semangat para warga binaan untuk meraih keberkahan di hari raya kurban.
Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak beribadah sekaligus momentum penting dalam pembinaan kepribadian para warga binaan. Melalui perayaan Idul Adha, mereka diajak untuk merefleksikan arti keikhlasan dan pengorbanan.
"Hari Raya Idul Adha adalah momentum bagi kita semua, terutama warga binaan, untuk belajar tentang keikhlasan dan ketakwaan dari kisah Nabi Ibrahim alaihissalam. Kami berharap esensi dari kurban ini dapat menyentuh hati mereka, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik, sabar, dan ikhlas dalam menjalani masa pembinaan di sini," ujar Muda Husni setelah pelaksanaan ibadah.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Besi, Harry, menjelaskan bahwa persiapan sarana ibadah hingga khotbah telah dirancang agar memberikan dampak spiritual yang mendalam bagi para jemaah.
"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengamanan, kebersihan lokasi lapangan, hingga pelaksanaan salat berjalan lancar. Pembinaan kerohanian seperti ini adalah pilar penting. Kami ingin memastikan bahwa meski ruang gerak mereka terbatas, hak dan fasilitas untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta tetap terpenuhi dengan baik," ungkap Harry.
Setelah pelaksanaan salat Idul Adha dan mendengarkan khotbah, kegiatan dilanjutkan dengan bersalam-salaman antara pegawai dan warga binaan untuk saling memaafkan, lalu diteruskan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban di area yang telah disediakan. Dengan jumlah hewan kurban sebanyak 17 kambing dan 1 sapi.
