Melalui Hadroh, Warga Binaan Lapas Besi Perkuat Spiritualitas

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suara tabuhan rebana dan lantunan shalawat menggema di Masjid An-Nur Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan saat warga binaan mengikuti latihan hadroh pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan yang dipandu oleh petugas Lapas Besi, Haidar Halim, ini bertujuan mengembangkan bakat seni islami sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan karakter warga binaan.
Dalam latihan tersebut, warga binaan dibimbing memainkan alat musik hadroh, menjaga kekompakan irama, serta melantunkan shalawat dengan baik dan benar. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di Lapas Besi.
Petugas pembina hadroh, Haidar Halim, mengatakan, "Melalui hadroh, warga binaan tidak hanya belajar seni musik islami, tetapi juga membangun kedisiplinan, kekompakan, serta kecintaan kepada nilai-nilai keagamaan yang menjadi bekal untuk kehidupan yang lebih baik."
Sementara itu, Kalapas Besi Nusakambangan, Muda Husni, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan melalui seni hadroh merupakan salah satu upaya membentuk karakter warga binaan secara menyeluruh. "Kami terus menghadirkan program pembinaan yang positif agar warga binaan memiliki bekal spiritual, keterampilan, dan kepercayaan diri sehingga siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat," ujar Muda Husni.
#Ditjenpas
#Kemenimipas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
