Membangun Pemahaman & Empati, Lapas Besi Fasilitasi Dialog Kedua Bersama AIDA

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan Dialog II antara Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme dan korban terorisme, Rabu (14/10). Kegiatan berlangsung di Aula Wijayakusuma Lapas, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Aliansi Indonesia Damai (AIDA).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan tindak pidana terorisme melalui dialog bersama korban, guna membuka ruang refleksi, menumbuhkan empati, serta memperkuat pemahaman tentang dampak tindakan terorisme terhadap korban dan masyarakat.
Dialog diikuti oleh warga binaan dengan pendampingan dua petugas Lapas Besi. Turut hadir perwakilan AIDA, perwakilan Ditjen Pemasyarakatan, serta pihak korban.
Kalapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa dialog ini menjadi salah satu upaya mendukung proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan sikap dan pemahaman warga binaan.
“Melalui dialog ini, kami berharap warga binaan dapat merefleksikan pengalaman, memahami dampak tindakan terorisme terhadap korban, serta menumbuhkan empati sebagai bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Muda Husni.
Pelaksanaan dialog berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Lapas Besi terus mendukung sinergi dengan Ditjen Pemasyarakatan dan AIDA dalam pelaksanaan pembinaan kepribadian, deradikalisasi, serta persiapan reintegrasi sosial bagi warga binaan.
#Ditjenpas #Kemenimipas #Pemasyarakatan #GuardandGuide
