Padukan Perikanan & Pertanian, Pemagang Lapas Besi Kembangkan Akuaponik

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cilacap – Peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan mengembangkan sistem akuaponik, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengenalkan inovasi budidaya yang mengintegrasikan kolam ikan dengan tanaman hidroponik.
Dalam program tersebut, peserta magang mengembangkan penanaman pakcoy dan selada air yang dipadukan dengan kolam ikan. Sistem akuaponik ini memanfaatkan keterkaitan antara budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem terpadu, sehingga dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan secara produktif dan efisien.
Kasi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Besi, Anistyo, menyampaikan bahwa pengembangan akuaponik menjadi salah satu bentuk pembelajaran praktik yang mendorong kreativitas dan pemanfaatan teknologi sederhana di bidang pertanian.
“Melalui program akuaponik ini, kami mendorong peserta magang untuk berinovasi dan memahami sistem budidaya terpadu. Harapannya, kegiatan ini dapat dikembangkan secara berkelanjutan serta mendukung program ketahanan pangan di Lapas Besi,” ujar Anistyo.
Salah satu peserta magang, Cesar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam menggabungkan budidaya ikan dan tanaman.
“Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa kolam ikan tidak hanya dimanfaatkan untuk budidaya ikan, tetapi juga bisa diintegrasikan dengan penanaman sayuran. Kami berharap sistem ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat,” ungkap Cesar.
Melalui pengembangan akuaponik, Lapas Besi terus mendorong inovasi, keterampilan praktik, dan pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan.
#Ditjenpas #Kemenimipas #Pemasyarakatan #GuardandGuide
